Iklan

Deklarasi KAMI Bekasi Diwarnai Kericuhan

9/12/2020, 22:17 WIB Last Updated 2020-09-12T16:29:10Z

 


Jakarta, Beritainn,- Suasana Pandemi Corona seperti saat ini, membuat masyarakat Ruko Rose Garden Bekasi menolak diadakan Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di wilayahnya pada Sabtu (12/09/2020) dan diluar halaman Ruko nyaris terjadi kericuhan. Pasalnya pihak pengelola Ruko Rose Garden bersama pengurus RT, dan Karang Taruna setempat meminta acara deklarasi dihentikan. Mereka beralasan, pihak panitia penyelenggara tidak memiliki izin kegiatan.

Dengan sedikit kericuhan diluar halaman Ruko tidak membuat Panitia Penyelenggara membatalkan Deklarasi tersebut dan tetap berjalan sampai akhir acara.
Alasan Panitia yang diwakili oleh Bambang Riswanto, SE selaku Ketua Harian mengatakan : " Panitia telah memberitahukan ke instansi terkait kalau di Ruko Rose Garden 3 akan diadakan Deklarasi KAMI Bekasi, jadi tidak ada alasan untuk dibubarkan dan peserta yang hadir tetap menerapkan protokol kesehatan". 


Walau sempat terjadi kericuhan antara kedua kelompok namun tidak sampai terjadi adu fisik. Sejumlah aparat dari Babinsa, Kepolisian, dan Satpol PP diterjunkan ke lokasi. Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Imam Safi'i ikut menengahi dan memberi arahan dan imbau kepada kedua belah pihak.

Kapolsek Imam Safi'i menerangkan : " Dalam suasana seperti sekarang hendaknya kepentingan masyarakat lebih diutamakan sehingga tidak ada salah paham dan kalau mengadakan acara hendaknya ada surat ijin dari pihak kepolisian serta tetap menerapkan protokol kesehatan dan menunda kerumunan atau pengumpulan massa.
Pihak kepolisian tidak melarang atau menolak segala kegiatan tetapi hendaknya kegiatan- kegiatan yang ada melibatkan masa untuk sementara ditunda dahulu.


Deklarasi tersebut dihadiri oleh beberapa elemen masyarakat dan diwakili oleh 43 perwakilan ormas serta Presedium KAMI Bekasi Nuraini Kartaatmadja, S.fil, S.Psi, M.Psi, Cephy Trisna PS, S.E, SH, MH
Ir. Rendra Amirin, M.E, kedua Tokoh Nasional Komite Eksekutif KAMI, Jumhur Hidayat dan Adhie Massardi.
Ketua Panitia Deklarasi KAMI Bekasi Raya Nuraini Kartaatmadja, S.fil, S.Psi, M.Psi mengatakan : " Sangat bersyukur deklarasi bisa tetap terlaksana kendati ia mengaku banyak tekanan dan halangan, dan yang lebih penting intinya deklarasi ini bisa berjalan baik lancar sukses alhamdulillah.

Tokoh Nasional dan juga kordinator Indonesia Bersih, Adhie M. Massardi  dalam keterangan kepada media menyampaikan bahwa saat ini banyak praktek politik yang dinilai telah menyimpang dari konstitusi yang termaktub dalam kitab Undang Undang Dasar 1945.

Diungkapkan eks jurubicara Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Adhie M. Massardi hal itu merupakan fakta politik yang tidak bisa terbantahkan.

"Tujuan lahirnya Indonesia adalah melindungi segenap bangsa, menghidupkan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan aktif di panggung internasional," ujar Adhie.

Adhie Massadi mengatakan : “ Semua itu sudah menyimpang, kalau kita membiarkan seperti ini, bangsa ini akan tenggelam, KAMI tidak ingin melecehkan para pejuang yang telah mengorbankan jiwa raga untuk kemerdekaan Indonesia," ujar Adhie.(ALNR)

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini