Iklan

Reckitt Benckiser (RB) Indonesia menyumbangkan masker wajah bedah kepada Kementrian Kesehatan

10/19/2020, 22:10 WIB Last Updated 2020-10-19T15:10:55Z

 


Jakarta, Beritainn - Reckitt Benckiser (RB) Indonesia, sebagai perusahaan consumer goods global terdepan dalam kategori hygiene, kesehatan, dan nutrisi, melanjutkan komitmennya untuk memerangi Covid-19 dengan menyumbangkan 800.000 masker bedah kepada Kementerian Kesehatan RI. Republik Indonesia. Sejalan dengan program 'Gerakan Pakai Masker Nasional' Kementerian, inisiatif ini berfokus untuk melindungi praktisi kesehatan, lini depan medis, dan pasien di rumah sakit rujukan Covid-19 di seluruh Indonesia. Dengan dana sebesar Rp 3,8 miliar, kontribusi RB sejalan dengan misi globalnya untuk meningkatkan akses kesehatan, kebersihan, dan gizi bagi semua. Donasi diterima oleh perwakilan dari Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan dan dr. Kirana Pritasari, MQIH, Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, melalui seremoni virtual yang digelar pada Jumat, (9/10/2020). “Kami mengakui upaya berkelanjutan dari Reckitt Benckiser (RB) Indonesia dalam situasi saat ini, dan donasi akan membantu para praktisi medis dan semua yang berada di garis depan untuk memerangi perang melawan Covid-19 ini.

Kontribusi RB sangat diapresiasi sebagai salah satu langkah terpenting dalam menjamin ketahanan kesehatan bangsa, ”ujar dr. Riskiyana S. Putra, M.Kes, Direktur Promosi Kesehatan dan Community Development, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. “Kami berkomitmen untuk mengambil tindakan, sekecil apa pun, untuk bersama-sama memerangi pandemi. Kami ingin memberikan akses ke kebutuhan esensial masyarakat selama masa-masa yang belum pernah terjadi sebelumnya ini, yaitu topeng. Ini telah menjadi bagian dari tanggung jawab kolektif kami sebagai perusahaan untuk bergandengan tangan mendukung inisiatif dan kampanye pemerintah untuk membantu memerangi Covid-19, "jelas Direktur CSR dari Reckitt Benckiser (RB) Indonesia, dr. Helena Rahayu Wonoadi mewakili RB Indonesia pada acara virtual tersebut. Sebagai perusahaan yang berakar pada mendorong kesadaran akan kuman dan kebersihan, inisiatif RB akan mendukung berbagai program komunikasi kesehatan masyarakat yang akan mendorong perubahan perilaku penting bagi masyarakat untuk melindungi diri mereka sendiri dan orang lain. 

Pada Juni 2020, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) membagikannya pedoman terbaru tentang penggunaan masker sebagai tindakan penting dalam meminimalkan penyebaran virus Covid-19. Rekomendasi ini digemakan oleh Pemerintah Indonesia melalui Gerakan Pakai Masker Nasional atau “Germas”, sebuah kampanye layanan masyarakat yang bertujuan untuk mendorong penggunaan masker secara nasional dan mengedukasi masyarakat tentang cara mencegah penularan virus dengan mempraktikkan 3M - Memakai Masker , Mencuci Tangan Pakai Sabun, dan Menjaga Jarak, atau memakai topeng, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak fisik. Srinivasan Appan, General Manager Reckitt Benckiser (RB) Indonesia, menambahkan, “Tidak hanya memakai masker, keluarga Indonesia juga harus menjaga kebersihan diri dan rumah dengan rutin mencuci tangan menggunakan sabun antiseptik. Dettol dan Harpic, merek kebersihan RB, ambil bagian dalam memastikan kebutuhan ini terpenuhi karena kami menekankan pentingnya cuci tangan dan sanitasi.

Kami berjanji komitmen kami dalam upaya tanpa henti untuk mewujudkan dunia yang lebih bersih dan lebih sehat dengan mendukung setiap upaya yang diperlukan dalam perjuangan kolektif melawan penyebaran Covid-19 ini. " RB terus mendukung pemerintah, antara lain Badan Nasional Penanggulangan Bencana Indonesia (BNPB), Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dan Kementerian Kesehatan melalui berbagai upaya, seperti Gerakan Sekolah Sehat, Mendukung Gerakan Pasar Sehat, dan Melindungi Garda Depan, dengan total dana hingga Rp 15 miliar, untuk menjamin terpenuhinya kebutuhan masyarakat saat pandemi.
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang update terbaru COVID-19, kunjungi https://www.covid-19facts.com/, situs yang diluncurkan oleh RB yang bertujuan untuk bertindak sebagai sumber informasi tepercaya bagi orang-orang untuk memahami gejala. dan pencegahan untuk menghindari informasi yang menyesatkan tentang COVID-19. (ALNR)

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini