Iklan

Sosok-sosok wanita inspiratif Women Of The Year 2020 (WOTY 2020)

10/22/2020, 16:29 WIB Last Updated 2020-10-22T09:29:25Z

 


Jakarta, Beritainn, – Women Of The Year 2020 dilangsungkan secara online, di tengah pandemi Covid-19. Acara ini diselenggarakan setiap tahun sebagai bentuk penghargaan kepada para wanita yang kerja dan karya mereka memberikan dampak baik bagi masyarakat.
Memasuki gelaran yang ke-14, Her World Indonesia kembali menyelenggarakan acara penghargaan Women Of The Year 2020 (WOTY), bertujuan untuk mengapresiasi para wanita Indonesia inspiratif yang telah mewujudkan cita-citanya, serta memiliki konsistensi yang kuat dalam karier tanpa henti berjuang di bidang masing-masing, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Program Women Of The Year 2020 digelar secara rutin setiap tahun oleh Her World Indonesia, Her World Regional, oleh Her World Singapura, Malaysia, Thailand, dan Vietnam.


Hasil kurasi Her World Indonesia berhasil memilih berbagai sosok dengan latar belakang yang berbeda, yang tidak berhenti berkarya selama pandemi Covid-19. Women Of The Year 2020 adalah: dr. Debryna Dewi (Dokter Relawan Wisma Atlet, Influencer, Anggota Tim INASAR, Indonesia Search & Rescue), Dewi Nur Aisyah, SKM, MSc, PhD, DIC (Ahli Epidemiologi & Informatika), Ratri Anindyajati (Aktivis Seni, Penyintas Covid-19), Najelaa Shihab (Founder Sekolah Cikal), Dwi Sasetyaningtyas (CEO Sustaination), Aprishi Allita (Pishi Yoga & Mediatasi), Maurilla Sophianti Imron (Founder & CEO Zerowaste.id_official), Anbita Nadine Siregar, Janice Belinda Widjaja, dan Crystal Widjaja (Founder Generation Girl.id), Happy Salma (Seniman, Penggagas Sandiwara Sastra, Co-founder Tulola), Denica Flesch (Founder Sukkha Citta).

“Di masa Pandemi ini, passion, kepedulian dan ketangguhan mereka semakin jelas terasa. Mereka melangkah keluar dari comfort zone untuk terjun jadi relawan di garda depan, memimpin tim pengolahan data nasional COVID-19, membangun lingkungan yang lebih sehat, menyembuhkan luka mental dari sekian banyak masyarakat terdampak, hingga mereka yang tetap berkarya dalam seni dan sastra,” ujar Shantica Warman, Editor in Chief Her World Indonesia. 

Penyelenggaraan Woman Of The Year oleh Her World Indonesia tahun ini, untuk pertama kalinya dapat dinikmati secara luas oleh publik melalui YouTube premiere. Malam penobatan berupa video yang dapat diakses di akun YouTube Her World Indonesia secara Gratis pada 20 Oktober
2020, pukul 20.00 WIB. Women Of The Year 2020 turut didukung oleh sejumlah pihak yang menjadi pendukung utama, UOB Indonesia dan Sulwhasoo Indonesia.
Dessy Masri, Head of Cards & Payment Bank UOB Indonesia mengatakan, “Salah satu fokus Bank UOB adalah memberikan layanan khusus untuk para wanita melalui produk Kartu Kredit UOB Ladys Card. Sosok Women Of The Year memberikan inspirasi bagi para wanita Indonesia untuk terus berkarya dalam kondisi apapun dengan kepribadiannya yang tangguh, kreatif dan percaya diri yang sesuai dengan sosok para wanita Ladys Card”


“UOB bangga dapat turut berpartisipasi sebagai partner penyelenggaraan Women of The Year dalam beberapa tahun ini”, lanjut Dessy.
Sosok-sosok yang masuk dalam daftar penerima penghargaan Woman Of the Year 2020 tidak membiarkan pandemi Covid-19 membatasi ruang geraknya dalam berkarya dan bersuara. Seperti dr. Debryna Dewi, dokter muda kelahiran Magelang, Jawa Tengah yang menjadi panutan dan inspirasi bagi calon dokter, petugas kesehatan, dan generasi muda Indonesia. Debryna kerap membagikan cerita keseharian di media sosial, dalam menjalankan tugas sebagai relawan di Wisma Atlet dengan tujuan semakin banyak masyarakat yang tahu informasi sebenarnya seputar kondisi Wisma Atlet, dan tidak menyerah untuk menuntaskan tugasnya di garda terdepan. Selain ituDewi Nur Aisyah, SKM, MSc, PhD, DIC, yang merupakan pakar penyakit menular yang direkrut oleh Komite Penanganan Covid-19, untuk pengumpulan dan pengolahan data yang menjadi dasar pengambilan kebijakan menangani kasus Covid-19 di Indonesia, dan Pemulihan
Ekonomi Nasional. Prestasi terakhir yang didapatkan yaitu sebagai penerima Travel Grant Award For Young Investigators pada 19th International Congress on Infectious Disease di Kuala Lumpur MalaysiaFebruari lalu. 

Sosok inspiratif lain yaitu, Ratri Anindyajati, salah satu dari tiga pasien terinfeksi Covid-19 pertama di Indonesia yang telah dinyatakan sembuh, dan aktif menggalang dana lewat salah satu akun crowdfunding untuk disumbangkan pada tenaga medis rumah sakit atau puskesmas. Saat ini, Ratri juga menjadi salah satu duta dari program Saweran Online dan Program Manager Indonesia Dance Festival untuk pekerja seni. Sosok perempuan inspiratif lainnya adalah, Najelaa Shihab yang memiliki fokus terhadap Pendidikan di Indonesia terlepas karena banyak yang harus dibenahi, Najelaa mendirikan sekolah Cikal dan membangun komunitas inibudi.org. Najelaa juga menginisiasi gerakan “Semua Murid Semua Guru”, yang mengajak masyarakat untuk memajukan Pendidikan di Indonesia khususnya daerah pelosok. Najelaa juga menggagas platform digital Sekolahmu, aplikasi blended learning pertama di Indonesia yang menjadi wadah kolaborasi
antar sekolah dan korporasi.(ALNR)

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini