Iklan

SERIAL DRAMA HBO TERBARU INDUSTRY

11/03/2020, 21:59 WIB Last Updated 2020-11-03T14:59:43Z

 


JAKARTA, Beritainn, - Untuk pertama kalinya bagi kreator Mickey Down dan Konrad Kay, serial drama delapan episode dari HBO Industry mulai tayang berbarengan waktunya dengan A.S. pada Selasa, 10 November jam 10.00 WIB eksklusif di HBO GO dan HBO dengan penayangan ulang pada hari yang sama jam 23.00 WIB di HBO. Episode selanjutnya akan tayang pada waktu yang sama setiap minggunya. Industry menceritakan tentang sekelompok lulusan muda yang bersaing menempati posisi permanen di sebuah bank internasional terkemuka di London.

Dibintangi Myha’la Herrold (“The Tattooed Heart”), Marisa Abela (“Cobra”), Harry Lawtey (“City of Tiny Lights”), David Jonsson (“Deep State”) dan Nabhaan Rizwan (“Mogul Mowgli”) sebagai “The Graduates” dan Conor MacNeill (“Artemis Fowl”), Freya Mavor (“Skins”), Will Tudor (serial HBO “Game of Thrones”) dan Ken Leung (serial HBO “High Maintenance”) sebagai “Management,” Industry memberikan gambaran dari dalam tentang sistem “keuangan tingkat atas” melalui pandangan pihak luar, Harper Stern (Myha’la Herrold), perempuan muda berbakat dari New York. Menceritakan sekelompok lulusan muda yang penuh ambisi, belia, romansa dan obat-obatan, Industry mengamati isu gender, ras, kelas dan penghargaan di dunia kerja ketika para pemikir muda ini mulai menempa identitas mereka dalam lingkungan penuh tekanan dan serangan secara fisik dari lantai perdagangan Pierpoint & Co, dimana kelompok berpendidikan punya peluang namun sistemlah yang berkuasa.

Setelah datang ke London dari New York untuk bergabung dengan perusahaan bergengsi Pierpoint & Co., Harper (Herrold) tak pernah berhenti untuk membuktikan dirinya sebagai karyawan terbaik di kelas pasca sarjana. Keinginan Harper kian meningkat ketika ia dikelilingi oleh orang-orang yang lahir dengan keistimewaan, seperti Yasmin (Marisa Abela), yang, selain karena latar belakangnya, berhadapan dengan tantangnya. Yasmin memiliki ekspektasi berbeda yang dibebankan padanya sejak kecil dan ia Lelah diremehkan secara profesional. Di Pierpoint, Harper dan Yasmin harus membuktikan mereka berharga secara profesional di antara para lulusan. Salah satu rekan mereka Robert (Harry Lawtey), yang bergabung dengan bank tersebut dengan latar belakang kelas pekerja, memercayai bahwa meritokrasi sesungguhnya ketika mengenakan setelan akan membantu menjaga jarak dirinya dari masa lalu. Teman sekamar Robert, Gus (David Jonsson), sebaliknya, dibangun untuk institusi seperti Pierpoint, berasal dari Eton dan Oxford, dan melihat hal ini sebagai centang dalam daftar yang akan membawanya langsung ke Nomor 10. Doe-eyed Hari (Nabhaan Rizwan) telah memimpikan bekerja di dunia perbankan sepanjang hidupnya, berpakaian seperti “penguasa semesta” yang modern, dan bertekad mencapai sukses, seberapapun harus ia bayar.

Dalam ekosistem hirarki Pierpoint, para lulusan memandang secara aspirasi ke posisi Managing Director yang kelak akan mereka capai, sementara para figur senior secara diam-diam menunduk penuh takut, bertanya-tanya siapa yang akan menggantikan posisi mereka. Di divisi penjualan (CPS), MD Eric (Ken Leung) merupakan produser Pierpoint nomer satu yang melihat potensi Harper dan memasukkan dalam timnya,  sementara VP Daria (Freya Mavor) adalah tandingan yang luar biasa bagi strategi penjualan Eric yang agresif dan dapat memperlihatkan Harper bahwa ada banyak lagi cara untuk menjadi tenaga penjual. Manajer langsung Yasmin di divisi valuta asing (FX), yaitu Kenny (Conor MacNeill), sosok VP yang berprasangka mengaburkan penilaian atas kelayakannya. Sementara, Theo (Will Tudor) merupakan analis riset tahun kedua yang pesona kemapanan dan kontra-konsensus pasarnya yang kuat menjadikan dirinya disukai di Pierpoint. Para karyawan muda mungkin baru lulus dari universitas, namun keinginan dan ekspektasi dari para mentor dan industri setinggi langit, dan pada akhirnya menggoda para lulusan dalam model perilaku bahkan sebelum mereka memiliki kesempatan untuk menemukan siapa mereka.(ALNR)

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini