Iklan

Terintegrasi Tol Layang, Tarif Tol Jakarta-Cikmpek Naik Goceng

11/12/2020, 11:07 WIB Last Updated 2020-11-12T04:07:32Z

Jalan Tol Jakarta-Cikampek. (Foto: Int)


Jakarta, Beritainn - Tarif Tol Jakarta-Cikampek mengalami kenaikan sebesar Rp 5.000 menjadi Rp 20.000 untuk Golongan I karena terintegrasi dengan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated atau Tol Layang.


"Tarif ini tadi setelah dioperasikan secara integrasi jarak terjauh Rp 20.000 itu tarif rata-rata per km hanya Rp 276 untuk golongan I," kata Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Subakti Syukur dalam konferensi pers, Rabu (11/11/2020).


Kemudian, untuk golongan II-III dan IV-V jarak terjauh juga mengalami kenaikan. Sebelumnya, tarif Tol Japek II-III sebesar Rp 22.500 dan untuk IV-V sebesar Rp 30.000.


Dengan terintegrasi, tarif tol untuk golongan II-III menjadi Rp 30.000. Sementara, tarif untuk golongan IV-V menjadi Rp 40.000. Dia bilang, sistem terintegrasi ini tidak mengubah sistem operasi Tol Jakarta-Cikampek.


"Sistem pengoperasian tidak berubah, sistem pengoperasian off ramp on ramp tidak berubah," ungkap Subakti.


Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Endra S Atmawidjaja menjelaskan, Tol Layang Japek diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 12 Desember 2019. Kemudian, tol itu dioperasikan pada 15 Desember 2019.


Endra mengatakan, pemberlakuan tarif ini akan dilakukan sebelum setahun tol itu beroperasi tanpa tarif.


"Kami harapkan pemberlakuannya sebelum ulang tahun, satu tahun pengoperasian tanpa tarif. Jadi sebelum itu kita sudah bisa berlakukan," katanya.


Endra belum menyebut secara detil waktu penerapan tarif tol Japek baru ini. Dia kembali menyebut, tarif baru akan berlaku sebelum 12 Desember 2020.


"Kami pastikan bahwa ini mudah-mudahan sebelum 12 Desember 2020 bisa kita berlakukan," ujarnya.


Rencana penerapan integrasi ini membuat tarif jarak dekat naik tinggi. Tarif Jakarta IC ke Pondok Gede Barat/Pondok Gede Timur misalnya, di mana tarif untuk golongan I sebelum integrasi Rp 1.500. Kemudian, dengan integrasi tarifnya menjadi Rp 4.000 yang artinya naik 100% lebih. (*)

 

 

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini