Iklan

Satu Juta Dosis Vaksin COVID-19 AstraZeneca Kembali Tiba Di Indonesia

8/28/2021, 10:53 WIB Last Updated 2021-08-28T03:53:20Z

 

Jakarta, Beritainn, - Sejumlah 1.086.900 dosis Vaksin COVID-19 AstraZeneca telah kembali dikirimkan ke Indonesia pada Jumat, 27 Agustus 2021 sebagai bagian dari perjanjian bilateral AstraZeneca dengan pemerintah Indonesia. Hingga hari ini, sebanyak 18,2 juta dosis vaksin AstraZeneca melalui skema bilateral, COVAX, dan donasi dari negara lain tiba di Indonesia. AstraZeneca terus memasok vaksin secara nirlaba selama masa pandemi, sebagai bagian dari komitmen untuk memberikan akses vaksin yang luas dan merata di seluruh dunia.



Sewhan Chon, President Director, AstraZeneca Indonesia, mengatakan: “Pengiriman jutaan vaksin dari AstraZeneca bulan ini merepresentasikan kolaborasi berkelanjutan kami dengan pemerintah Indonesia dalam memerangi pandemi dan menekan dampak yang ditimbulkannya. Dengan memasok lebih dari 18 juta dosis vaksin hingga saat ini secara nirlaba, kami terus mendukung percepatan Program Vaksinasi Nasional untuk melindungi setiap orang di Indonesia yang memenuhi persyaratan vaksinasi.”  Sejak peluncuran pertama di dunia di awal tahun 2021, vaksin ini telah membantu mencegah ratusan ribu rawat inap dan membantu menyelamatkan puluhan ribu jiwa. 1Vaksin COVID-19 AstraZeneca memiliki efektivitas sekitar 80-90% dalam mencegah penyakit parah dan rawat inap akibat COVID-19 di seluruh kelompok usia dewasa.2,3 Vaksin ini efektif terhadap variants of concern atau varian virus yang diidentifikasi WHO sebagai varian yang memerlukan perhatian khusus, termasuk varian Beta dan Delta yang saat ini tengah menyebar. 



2,3 Vaksin COVID-19 AstraZeneca telah terbukti dapat ditoleransi dengan baik secara umum. Kejadian sindroma trombosis dengan trombositopenia (TTS), sebuah gangguan pembekuan darah yang sangat langka, telah dilaporkan pada sejumlah kecil orang yang menerima vaksin dosis pertama dalam jangka waktu 14 hari, dan kemudian angka tersebut berkurang pada populasi umum setelah menerima dosis kedua.4 Hingga saat ini, 1 miliar dosis vaksin AstraZeneca telah didistribusikan kepada lebih dari 170 negara di seluruh dunia, dan lebih dari dua pertiga dosis ini telah dikirimkan kepada negara-negara berpenghasilan menengah ke bawah. Lebih dari 113 juta dosis telah didistribusikan melalui COVAX. 



AstraZeneca adalah perusahaan farmasi global pertama yang bergabung dengan COVAX pada Juni 2020 dan terus memasok vaksin COVID-19 kepada seluruh dunia secara nirlaba selama masa pandemi melalui COVAX, disertai dengan pengiriman langsung ke pemerintah.

Vaksin COVID-19 AstraZeneca

Vaksin COVID-19 AstraZeneca, (ChAdOx1-S [Recombinant]), sebelumnya AZD1222, ditemukan bersama oleh Universitas Oxford dan perusahaan spin-outnya, Vaccitech. Vaksin ini menggunakan vektor virus simpanse yang tidak bereplikasi berdasarkan versi yang dilemahkan dari virus flu biasa (adenovirus) yang menyebabkan infeksi pada simpanse dan mengandung materi genetik dari protein spike virus SARS-CoV-2. Setelah vaksinasi, diproduksilah protein permukaan spike yang akan mempersiapkan sistem kekebalan untuk menyerang virus SARS-CoV-2 jika kemudian menginfeksi tubuh. 

AstraZeneca

AstraZeneca (LSE/STO/Nasdaq: AZN) adalah perusahaan biofarmasi global yang berbasis sains dan berfokus pada penemuan, pengembangan, dan komersialisasi obat dengan resep, terutama untuk pengobatan penyakit Onkologi dan Biofarmasi, termasuk diantaranya Kardiovaskular, Ginjal dan Metabolisme, serta Pernapasan dan Imunologi. Berbasis di Cambridge, Inggris, AstraZeneca beroperasi di lebih dari 100 negara dan obat-obatan inovatifnya telah digunakan oleh jutaan pasien di seluruh dunia. Silakan kunjungi situs resmi www.astrazeneca.com dan ikuti juga AstraZeneca di Twitter @AstraZeneca.(AL)

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini