68 Finalis Siap Menjadi Putera-Puteri Maritim Indonesia Dengan Melakukan Pelatihan Selama 10 Hari

Jakarta, Beritainn,- Hadirkan 68 Finalis, Putera-Puteri Maritim Indonesia kumpulkan para Puter-Puteri berprestasi dari 34 Provinsi.

Yayasan Putera-Puteri Maritim Indonesia kembali bergerak untuk menghadirkan Putera-Puteri Maritim Indonesia yang sebelumnya harus tertunda kurang lebih hampir 3 tahun akibat pandemic.

“Sejak lahirnya Putera Puteri Maritim Indonesia kita telah banyak bertemu dengan para generasi muda yang punya pengalaman luar biasa, setelah itu mereka kita rekrut masuk didalam pemilihan Putera Puteri Maritim Indonesia dan disana kita bina dan berikan wawasan kemaritiman, untuk mengenal lebih jauh tentang potensi maritim Indonesia terkait masalah budaya, teknologi, ekonomi dan pertahanan maritim. Saya mengajak para putera puteri Indonesia untuk bergabung menjadi bagian dari generasi muda yang giat aktif dan produktif untuk bersama-sama mengelola maritim Indonesia.” Jelas Laksamana TNI (Purn) Tedjo Edhi P, SH, selaku pelindung Paguyuban Putera Puteri Maritim Indonesia di laman Instagram @ppmaritimindonesia.

Kegiatan tahunan yang diminati remaja usia 19 sampai 23 tahun dari seluruh Indonesia ini mengangkat tema “Menggali Potensi Ekonomi Biru Indonesia”. Dengan total 68 peserta dari 34 Provinsi berhasil lolos tes administrasi dan wawancara yang di laksanakan via daring. Sebelumnya juga pendaftaran dibuka pada 1 Juli dan ditutup pada tanggal 7 Agustus lalu melalui form pendaftaran yang disediakan penyelenggara di laman https://linktr.ee/pendaftaranppmi2022.

Sedangkan untuk syarat yang ditetapkan oleh Yayasan Putera-Puteri Maritim Indonesia bagi peserta yang akan mengikuti pemilihan tersebut yaitu berusia 18 – 26 tahun, memiliki tinggi badan minimal 165 cm (perempuan) dan 170 cm (laki-laki) dengan berat badan proporsional. Peserta juga harus memiliki pengetahuan di bidang maritim, mampu berbahasa Indonesia dengan baik, menguasai bahasa daerah dan bahasa asing baik lisan dan tulisan serta memiliki kemampuan berenang atau olahraga air lainnya.

Pada kali ini kegiatan para finalis akan berpusat di Bumi Marinir Cilandak, dimulai pada tanggal 21 September sampai dengan 30 September para finalis wajib mengikuti karantina. Pada kegiatan tahun sebelumnya yaitu tahun 2017 dan 2018 kegiatan pendidikan dan pelatihan berada di Pusat Komando Pasukan Katak (KOPASKA) Pangkalan TNI AL Pondok Dayung, Jakarta Utara.

Harapan yang besar dari pelatihan yang akan dijalnkan selama 10 hari yaitu para duta maritim bisa mengemban amanah yang sudah disampaikan Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.(Chintya)

Pos terkait