A Tribute to Indonesian Cinema Celebrating 25 Years of Dian Sastrowardoyo

Jakarta, Beritainn.com, —– Perayaan Hari Film Nasional di Indonesia diperingati setiap tanggal 30 Maret sebagai penghargaan terhadap kontribusi film dalam membangun identitas dan kesadaran nasional, merayakan kekayaan warisan film Tanah Air, serta mendukung perkembangan industri film sebagai identitas budaya bangsa.

Khusus di edisi Maret, Harper’s Bazaar Indonesia mendedikasikan konten utamanya bagi industri sinema Indonesia. Kali ini Harper’s Bazaar Indonesia memberi tribute kepada sosok yang sudah 25 tahun berkarya di dunia film, Dian Sastrowardoyo.
“Rasanya pantas Bazaar merayakan pencapaian Dian, bukan saja karena prestasinya di industri perfilman Indonesia tetapi juga karena dedikasi, visi, dan sepak terjangnya yang tak pernah habis sampai saat ini,” papar Ria Lirungan, Editor in Chief Harper’s Bazaar Indonesia.

Setelah lebih dari 20 film kemudian, Dian mengungkap bahwa setiap produksi film memberinya pembelajaran yang berbeda-beda. Setiap karya meninggalkan kesan tersendiri bagi perkembangan karakter pribadinya, serta memberi inspirasi untuk melakukan sesuatu yang lebih besar lagi.

“Saat film Pasir Berbisik dibuat, saya masih sangat muda. Proses syutingnya benar-benar sebuah penggojlokan luar biasa bagi seseorang yang baru berusia 18 tahun, terjun ke lokasi terpencil yang sangat alami, bersama lawan main senior yang namanya sudah ‘besar’. Di situ saya belajar menjadi seorang aktor, dan melihat bahwa proses pembuatan film butuh kerja keras dan dedikasi. Saya harus meninggalkan kehidupan sehari-hari dan diri saya sendiri, untuk kemudian pasrah kepada karakter yang saya perankan,” ujar Dian.

Saya akhirnya menyadari bahwa menjadi public persona adalah pelajaran yang tidak mudah. Saya bersyukur bisa melewati semuanya dengan baik-baik saja,” lanjut Dian.


Namun, film Kartini lah yang kemudian memberinya inspirasi untuk mewujudkan cita-cita besar dalam hidupnya, yaitu mendirikan Yayasan Dian Sastrowardoyo dan program Beasiswa Dian. “Lewat film Kartini saya jadi belajar tentang my own goal. Waktu masuk ke dunia film dan entertainment sebenarnya tujuan saya adalah untuk sekolah. Terinspirasi dari kisah hidup dan karakter Kartini, saya jadi berpikir, mungkin bukan jalan saya untuk punya sekolah, tapi justru membuka jalan bagi orang-orang lain untuk bisa sekolah,” ujar Dian. Baginya, program Beasiswa Dian adalah proyek yang sangat personal dan cukup ambisius. “Tapi saya yakin bahwa saya sedang memperjuangkan sesuatu yang punya makna, and it gives my work more meaning,” papar Dian.

“Saya belajar menjadi aktor secara otodidak, tanpa menjalani pendidikan formal. Tapi jika nanti saya sudah menjadi aktor senior dengan banyak pengalaman, dan saya ingin give back, membimbing dan mengajar generasi yang baru, saya ingin melakukannya dengan cara eligible (memenuhi syarat). Untuk itu tentunya diperlukan dasar ilmu yang benar. Apa yang diberikan sekolah formal, ditambah dengan pengalam kita sendiri, akan memperkaya ilmu yang dibagikan. Dan saya ingin menjadi pengajar yang bisa mempertanggung jawabkan materi yang saya ajarkan,” ujar Dian.

Di balik kegigihan dan ketekunannya dalam berkarier sebagai aktor, Dian Sastrowardoyo juga mempunyai visi yang lebih luas bagi perfilman Indonesia, tidak hanya dalam bermain seni peran namun dalam memproduksi sebuah film. Selama masa pandemi, Dian Sastrowardoyo mengambil kursus-kursus online untuk menjadi seorang director. “Kayaknya saya ingin belajar memproduksi film dan main film seperti Charlize Theron dan Margot Robbie. This is the year that I finally went taking that leap of faith,” kata Dian Sastrowardoyo

Sejalan dengan peringatan Hari Film Nasional, dan penerbitan edisi khusus ini, Harper’s Bazaar Indonesia mempersembahkan “A Tribute to Indonesian Cinema Celebrating 25 Years of Dian Sastrowardoyo” yang dilaksanakan pada 22 Maret 2024 di La Moda, Plaza Indonesia. Rangkaian acara inspirasional ini dihadiri ratusan tamu dari berbagai kalangan, diisi dengan buka puasa yang hangat dan sharing moment bersama Dian Sastrowardoyo.(ALN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *