Jakarta, Beritainn,- Alibaba Cloud kembali dan akan terus berinovasi dengan berbagai produknya, kali ini Alibab luncurkan platform terbaru untuk inovasi bisnis.
Alibaba Group yang memiliki sebuah teknologi digital dan inteligensi, Alibaba Cloud, kini telah umumkan mengenai peluncuran dari ModelScope. ModelScope sendiri merupakan platform open-source Model-as-a-Service (MaaS) yang hadir dengan ratusan model AI, termasuk model pra-pelatihan besar untuk para pengembang dan peneliti global.
“Komputasi awan telah memunculkan revolusi mendasar pada saat sumber daya komputasi diatur, diproduksi, dan digunakan secara komersial sambil mengubah paradigma pengembangan perangkat lunak dan mempercepat integrasi cloud dan terminal titik akhir (endpoint).
Seiring dengan semakin banyak pelanggan yang mempercepat adopsi cloud mereka, kami telah meningkatkan sumber daya, layanan, dan alat berbasis cloud kami menjadi tanpa server, lebih cerdas, serta terdigitalisasi agar dapat mengurangi penghalang bagi perusahaan dalam mengadopsi teknologi baru dan menangkap lebih banyak peluang di era cloud.” Jelas Jeff Zhang selaku Presiden Alibaba Cloud Intelligence.

ModelScope bertujuan untuk membuat pengembangan dan menjalankan model AI menjadi lebih mudah dan lebih hemat biaya. Pengembang dan peneliti dapat dengan mudah menguji model secara online dan bebas biaya serta mendapatkan hasil pengujian mereka dalam beberapa menit.
Platform ModelScope diluncurkan dengan lebih dari 300 model AI siap pakai yang dikembangkan oleh Alibaba DAMO Academy (“DAMO”), inisiatif penelitian global Alibaba, dalam lima tahun terakhir. Model ini mencakup berbagai bidang mulai dari visi komputer hingga pemrosesan bahasa alami (NLP) dan audio.
Platform ini juga mencakup lebih dari 150 model state-of-the-art (SOTA), yang diakui secara global sebagai yang terbaik di bidangnya masing-masing untuk mencapai hasil dalam tugas yang diberikan.
Peluncuran ini menggarisbawahi upaya dan komitmen DAMO yang berkelanjutan untuk mempromosikan teknologi yang transparan dan inklusif dengan mengurangi ambang batas untuk membangun dan menjalankan model AI, memungkinkan universitas dan perusahaan kecil untuk dengan mudah menggunakan AI dalam penelitian dan bisnis mereka masing-masing.
Alibaba Cloud juga meningkatkan ODPS (Open Data Platform and Services), analitik data terintegrasi yang dikembangkan sendiri dan platform komputasi cerdas, untuk memberi perusahaan pemrosesan data dan layanan analitik yang beragam. Platform ini dapat menangani data online dan offline secara bersamaan dalam satu system.
Alibaba Cloud telah mengumumkan peluncuran Wuling Architecture dengan tampilan aplikasinya pada Wuying Cloudbook. Sebuah Cloudbook dengan Arsitektur khusus yang dirancang untuk membantu pengguna mengakses daya komputasi tanpa batas di cloud dengan cara yang lebih aman dan gesit sambil mendukung kolaborasi dan fleksibilitas di tempat kerja.(Chintya)
