Jakarta, Beritainn, – Jancuk itu bahasa yang selalu dipakai oleh masyarakat surabaya dan sekitarnya dan Jancuk itu mempunyai banyak penafsiran tergantung suasana dan tempat. Jancuk bisa menjadi bahasa keakraban dan kemarahan. Bayu Skak mengangkat film bergenre komedi dan drama besutan ini selain lucu juga akan memiliki tema yang sangat berhubungan dengan kehidupan sehari-hari yang diberi judul Lara Ati di Epicentrum Kuningan, Jakarta, Selasa (6/9/2022).
Film Lara Ati berkisah mengenai Joko, yang dikenal sebagai pemuda pekerja keras. Saat kekasihnya, Farah, meninggalkannya demi pria lain, Joko mengalami sakit hati yang luar biasa dan harus menghadapi kenyataan bahwa hidup berjalan di luar rencana dan keinginannya.
Selain masalah cinta, masalah juga datang dari sudut lain. Ternyata Joko tidak menyukai pekerjaannya di bank dan setiap ingin mencari pekerjaan sesuai cita-citanya, orangtuanya tidak mendukung sama sekali. Karena kedua masalah ini, sahabatnya berusaha untuk menghiburnya walau sia-sia.
Dalam kesedihan ini, takdir masih tersenyum dan mempertemukan Joko kembali dengan teman masa kecilnya, Ayu, yang juga sedang mengalami masalah dengan pacarnya, Alan. Sama-sama memiliki masalah dalam urusan percintaan, keduanya kembali menjadi akrab dan sepakat untuk saling membantu.
Bayu Skak menjelaskan bahwa judul Lara Ati tidak hanya merujuk pada sakit hati dalam urusan percintaan. Lara Ati juga merujuk pada urusan kehidupan lainnya. Misalnya di film ini yang juga berkutat pada permasalahan gagalnya meraih cita-cita yang diinginkan.
“Lara Ati itu gak melulu sakit hati, namun lebih ke tekanan quarter life crisis, yak. Diceritakan Joko itu kehidupannya sangat tertekan sekali, di mana orangtuanya selalu saja ingin dia jadi sukses, tapi sukses di pemikiran orangtuanya adalah Joko memakai dasi (bekerja di kantor).” ucap Bayu.(AL)







