Jakarta, Beritainn.com,— Rumah produksi Uwais Pictures resmi menggelar Press Conference dan Gala Premiere film perdana mereka, Timur, di Epicentrum XXI. Acara ini menjadi penanda debut sutradara bagi aktor laga internasional Iko Uwais dan menghadirkan pengalaman pemutaran yang berbeda dari gelaran film pada umumnya.
Epicentrum XXI Disulap Jadi Hutan Rimba, Didukung oleh BNI
Menggandeng dukungan penuh dari BNI, area pemutaran disulap menjadi “Hutan Rimba Timur.” Instalasi megah ini langsung mencuri perhatian tamu undangan, media, hingga penonton yang hadir. Atmosfer hutan dibangun secara detail, mulai dari dekorasi, pencahayaan, hingga ambience audio yang memberikan pengalaman imersif sebelum film diputar.
Acara turut dihadiri jajaran kru dan pemain, termasuk Executive Producer Yentonius Jerriel Ho; Executive Producer sekaligus aktor utama dan sutradara Iko Uwais; Produser Ryan Santoso; serta para pemeran: Aufa Assegaf, Jimmy Kobogau, Macho Hungan, Yusuf Mahardika, Yasamin Jasem, Amara Angelica, Stefan William, Bizael Tanasale, Beyon Destiano, Andri Mashadi, Adhin Abdul Hakim, dan Fanny Ghassani.
Iko Uwais Bicara Visi dan Perjalanan Pulang
Dalam sesi konferensi pers, Iko menyampaikan rasa bangga atas langkah barunya.
“Setelah sekian lama berkarya di luar, saya bangga bisa kembali ke Indonesia dan akhirnya mengambil langkah baru sebagai sutradara. Timur adalah mimpi yang saya wujudkan bersama tim,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa film ini terinspirasi dari kedekatannya dengan keluarga yang membesarkannya di kawasan Indonesia Timur—sebuah pengalaman personal yang ia dedikasikan sebagai bentuk penghormatan.
Brotherhood Jadi Fondasi Cerita dan Produksi
Produser Ryan Santoso menegaskan bahwa film ini berakar dari tema persaudaraan.
“Film ini berbicara tentang brotherhood, dan hal itu sama persis dengan apa yang kami alami saat membangun proyek ini. Lebih dari lima tahun kami bermimpi menghadirkan rumah produksi yang bisa menyuguhkan film laga kelas internasional,” ungkapnya.
Momen perilisan Timur pun menjadi pencapaian bersama Ryan dan Iko dalam mewujudkan mimpi yang mereka bangun sejak lama.
Penonton Kagum: Aksi Intens, Emosi Mengalir
Sesi pemutaran pertama mendapatkan respons emosional dari para penonton. Banyak yang memuji intensitas koreografi laga yang berpadu dengan narasi persaudaraan yang kuat. Tidak hanya menyajikan ciri khas aksi Iko Uwais, film ini juga sukses membuat banyak penonton meneteskan air mata.
Salah satu penonton yang hadir mengatakan, “Film ini membuktikan bahwa Iko Uwais nggak cuma jago di depan kamera, tapi di belakang kamera juga. Debut yang keren, dan pastinya ditunggu karya berikutnya.”
Dengan respon tersebut, Timur dinilai menetapkan standar baru bagi genre laga-emosional di Indonesia.
Tayang 18 Desember 2025
Timur akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 18 Desember 2025 — menghadirkan kisah tentang keberanian, pengkhianatan, dan perjuangan menemukan jalan pulang.
Untuk informasi terbaru serta konten eksklusif, ikuti akun resmi @filmTimurofficial dan @uwaispictures. (ALN)
