IEE Series 2025: Era Baru Tambang Hijau, Elektrifikasi & AI Jadi Sorotan

Jakarta, Beritainn.com, Pekan kedua Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series 2025 di JIExpo Kemayoran menandai era baru industri pertambangan Indonesia. Elektrifikasi dan kecerdasan buatan (AI) menjadi magnet utama, sejalan dengan tema besar “Sustainability for Industrial Transformation.”

Pameran seluas 143 ribu meter persegi ini menghadirkan inovasi alat berat ramah lingkungan: mulai dari electric wheel loader, electric excavator, dump truck EV berkapasitas 120 ton, hingga Hybrid EV excavator. Kehadiran teknologi ini diharapkan mempercepat transisi menuju industri hijau dan mendukung target Net Zero Emission (NZE) Indonesia 2060.

Dukungan Global
Swedia melalui Sweden-Indonesia Sustainability Partnership (SISP) ikut menegaskan pentingnya elektrifikasi tambang. “Elektrifikasi dapat menekan biaya, mengurangi emisi, meningkatkan keselamatan kerja, sekaligus memperbaiki kinerja ESG,” kata Eric Odar, Trade Commissioner of Sweden to Indonesia.


AI di Alat Berat
Shandong Heavy Industry (SDHI) melalui brand Shantui memperkenalkan teknologi AI yang mampu mendeteksi kondisi alat, memberi notifikasi perawatan, hingga berkomunikasi dengan operator lain. Teknologi ini digadang menjadi solusi pengurangan konsumsi diesel dan kebisingan di area tambang.

Komitmen Pemain Industri
GM Tractors juga meluncurkan dump truck EV dan Hybrid EV excavator. “Beberapa klien sudah siap beralih penuh ke alat berat elektrik. Kami siapkan ekosistemnya, termasuk truk EV dengan baterai besar untuk pengisian daya langsung di lokasi proyek,” jelas Yulius Sikku, Sales & Marketing Director GM Tractors.


Baterai, Transportasi & Data Center
Selain tambang, IEE 2025 menyoroti pameran Battery Show Indonesia dan Data Center Asia – Indonesia. Pemerintah menargetkan 102 GW energi terbarukan dengan dukungan Battery Energy Storage System (BESS). TransJakarta pun menargetkan 100% armada listrik pada 2030.

Di sisi lain, sektor pusat data diproyeksikan menjadikan Indonesia sebagai Green Digital Hub Asia Tenggara, meski tantangan birokrasi dan ketergantungan energi fosil masih membayangi.
Pameran ini berlangsung hingga 20 September 2025 dan bisa diakses gratis, baik langsung di JIExpo maupun secara virtual lewat IEE VExpo di vexpo.iee-series.com. (ALN)

Pos terkait