Ikatan Duta Bahasa DKI Jakarta Gelar Acara “Semarak Kopi dan Wastra” Sebagai Bentuk Perayaan Hari Batik Nasional

  • Whatsapp

Jakarta, Beritainn,– Duta Bahasa DKI Jakarta rayakan perigatan Hari Batik Nasional dengan pelestarian bahasa daerah dengan menggelar “Semarak Kopi dan Wastra”.

Hari Batik Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Oktober menjadi salah satu hari yang bersejarah bagi Indonesia khususnya, karena batik itu sendiri merupakan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) UNESCO. Hal ini telah diresmikan sebagai WBTb ke-3 Indonesia setelah wayang dan keris yang telah diakui oleh UNESCO.
Maka dari itu, sebagai bentuk memeriahkan Hari Batik Nasional, Ikatan Duta Bahasa DKI Jakarta yang hadir melalui GEMA BAHASA (Gerakan Bersama Melestarikan Bahasa Daerah) hadir untuk mengadakan acara yang bertajuk “Semarak Kopi dan Wastra” sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Kedai Kopi Multilingual.

Kedai Kopi Multilingual merupakan krida kebahasaan dan kesastraan yang diinisiasi Ikatan Duta Bahasa DKI Jakarta yang didasari minimnya ruang publik bagi generasi muda DKI Jakarta dalam berekspresi dan belajar bahasa daerah.

Program ini juga menyasar kepada lima kedai kopi di lima daerah administratif DKI Jakarta. Proses pelayanan dan pemesanan makanan dan minuman di kedai kopi yang berpartisipasi akan menggunakan bahasa daerah.

“Selain sarat keindahan, batik dengan beragam motif yang telah dikembangkan sejak masa nenek moyang kita turut bisa menjadi sarana mengomunikasikan ekspresi dan melestarikan tradisi. Melestarikan batik adalah merawat nilai sekaligus rasa keindonesiaan kita.” jelas Daffa Aqila Sofiyan selaku Ketua Pelaksana GEMA Bahasa, saat membuka acara “Semarak Kopi dan Wastra”.

Dalam acara tersebut juga dilaksanakan beberapa acara seperti membatik bersama, sawala santai dengan tema “Tips Sukses Membangun Kedai Kopi” bersama Akbar Fauzan Rambe yang merupakan pendiri dari Bepahkupi, ada juga pelatihan melilit kain, dan berbagaia cara hiburan lainnya. Semua kegiatan tersebut berlangsung di IRO Rumah Kopi, Jakarta Selaran yang notabene bagian dari Jaringan Kedai Kopi Multilingual.

Hadirnya program ini, Kemendikbudristek melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa senantiasa berupaya meluncurkan program-program Revitalisasi Bahasa Daerah, salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui Duta Bahasa DKI Jakarta sebagai mitra dan perwakilan generasi muda.
Sebarkan dan perluas ilmu mengenai bahasa daerah Indonesia khususnya untuk bisa terus memajukan dan menyebarkan budaya daerah kita sendiri.(Chintya)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *