Kebangkitan Maritim Nusantara: Art Market Gelar Lelang 100 Lukisan Epik di Museum Maritim Indonesia

  • Whatsapp

Jakarta, Beritainn.com,– Suasana Gedung Museum Maritim Indonesia hari ini berubah menjadi panggung perayaan seni dan kebudayaan bertajuk Kebangkitan Maritim Nusantara, sebuah event berskala nasional yang digagas oleh Art Market Exhibition 2025. Acara yang akan berlangsung selama sepekan ini menjadi sorotan para pecinta seni rupa dan pelaku industri kreatif tanah air.

Dibuka dengan prosesi Palang Pintu khas Betawi, nuansa lokal langsung terasa kental sejak awal acara. Seremonial dilanjutkan dengan pengalungan bunga kepada Komisaris PT Ancol, Cak Lontong, serta penyambutan pejabat dari berbagai institusi seperti Pelindo, Jak Lingko, Pemkot Jakarta Utara, Polres, dan Kodim Jakarta Utara.

Anung MHD, selaku penanggung jawab acara, menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya pameran megah ini, terutama kepada Fanny Aminadia selaku Ketua Panitia.

Dalam sambutannya, Anung menyoroti proses persiapan yang hanya memakan waktu 14 hari, namun berhasil menampilkan kualitas yang luar biasa.

“Kami tahu ini bukan pekerjaan mudah, tapi semangat dari para panitia dan seniman sangat luar biasa. Kami juga terbuka terhadap kritik dan saran agar ke depan bisa lebih baik,” ujar Anung dengan rendah hati.

Sebanyak 25 pelukis nasional ambil bagian dalam pameran ini, mempersembahkan lebih dari 100 lukisan yang menggambarkan potret maritim Indonesia—dari sejarah, budaya, hingga tantangan masa kini. Lukisan-lukisan ini bukan hanya dipajang, tetapi juga dilelang kepada publik, membuka peluang bagi siapa pun untuk membawa pulang karya seni monumental.

“Ini adalah momentum untuk membangkitkan kembali kesadaran kita sebagai bangsa maritim. Karya-karya ini bukan hanya indah, tapi juga mengandung refleksi mendalam terhadap jati diri kita,” tambah Anung.

Cak Lontong, yang hadir sebagai tamu kehormatan, menambahkan nuansa segar dengan gaya khasnya. Ia mengapresiasi acara ini sebagai bentuk nyata kontribusi dunia seni terhadap kebangkitan maritim Nusantara.

“Kalau bisa, ke depan tak hanya lukisan. Libatkan juga pelaku seni teater, musik, dan lainnya. Supaya gaungnya makin luas dan bisa dirasakan oleh lebih banyak orang,” kata Cak Lontong, disambut tawa dan tepuk tangan hadirin.

Bagi masyarakat yang ingin menikmati sekaligus memiliki karya-karya ini, pameran dan lelang lukisan akan berlangsung hingga sepekan ke depan di Gedung Museum Maritim Indonesia. Sebuah kesempatan langka untuk menyaksikan perpaduan antara seni, sejarah, dan semangat kebangkitan maritim dalam satu ruang.(ALN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *