Adaptasi Metode Komunikasi Baru Asynchronous communication di Era New Normal

  • Whatsapp
banner 468x60 setelah gambar unggulan pada postingan berita

Jakarta, Beritainn,- Perkembangan zaman yang semakin pesat dibuktikan dengan perkembangan dan pemakaian digitalisasi yang diterapkan pada berbagai bidang, yang perlahan akan mengubah metode komunikasi yang selama ini digunakan.

Selain komunikasi secara langsung, ada juga metode komunikasi lain yang sekarang banyak digunakan dalam proses digitalisasi adalah asynchronous communication atau komunikasi secara tidak langsung. Asynchronous communication adalah sebuah cara komunikasi yang lebih terbuka melalui channel-channel digital. Secara waktu, asynchronous communication lebih fleksibel karena tidak mengharuskan jawaban secara langsung.

“Asynchronous communication juga memberikan kita waktu lebih banyak untuk berpikir secara strategis sebelum memberikan jawaban pada setiap pertanyaan yang kita terima. Sehingga risiko adanya kesalahan menjawab lebih kecil,” ujar Devin.

Akan tetapi Asynchronous communication juga memiliki kekurangan dibandingkan ddngan komunikasi yang dilakukan secara langsung yaitu kita tidak akan mendapatkan respon secara real-time dan akan memakan waktu yang lebih lama. Sehingga bisa ditarik kesimpulan bahwa penggunaan Asynchronous communication tidak bisa digunakan dalam waktu darurat dan yang membutuhkan respon cepat.

Sedangkan kebutuhan seperti pengumuman, menjaring ide atau saran, serta feedback atas suatu kegiatan, kita bisa menggunakan asynchronous communication. Begitu juga untuk kebutuhan membuat rencana jangka panjang bersama tim yang membutuhkan waktu lebih panjang untuk dirumuskan.

Namun dengan perkembangan zaman yang sangat pesat ini sangat memungkinkan di masa depan masyarakat akan mulai terbiasa dan nyaman dengan penggunaan metode komunikasi asynchronous communication. (Chintya)

banner 300x250 dibawah postingan
banner 468x60 dibawah konten pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.