Jakarta, Beritainn,- Astra lakukan ekspor untuk pertama kalinya untuk produk unggulan desa Sejahtera di Makassar sebesar Rp 6,5 Miliar.
Astra mengadakan seremoni ekspor produk unggula dari tiga Desa Sehajtera Astra (DSA) yakni DSA Wakatobi, DSA Bombana, dan DSA Bone yang berupa produk perikanan, rumput laut, dan minyak nilam di Makassar, Sulawesi Selatan dengan total transaksi mencapai angka RP 6,5 miliar.
Pelepasan produk unggulan yang dilakukan tersebut telah mencatat bahwa DSA Wakatobi mengekspor 27 ton rumput laut senilai Rp450 juta dengan tujuan negara Cina dan produk perikanan sebanyak 14 ton senilai Rp1,4 miliar untuk dikirim ke Amerika. Selain itu, produk minyak nilam dari DSA Bombana dan DSA Bone sebanyak 12 ton senilai Rp4,7 miliar juga dikirim dengan tujuan pasar ekspor di India dan Pakistan.
“Sepanjang 65 tahun berkembang bersama masyarakat Indonesia, Astra menyadari bahwa kegiatan berbasis kewirausahaan seperti Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), start-up, dan usaha pengembangan produk lokal memiliki peran penting dalam menjamin ketangguhan ekonomi Indonesia. Melalui ekspor produk DSA ini, Astra berharap bahwa semangat untuk mengembangkan produk unggulan berdasarkan potensi lokal dapat terus dikembangkan dan bersinergi dengan segenap stakeholders terkait.” Jelas Riza Deliansyah selaku Chief of Corporate Affairs Astra.

Seremoni ekspor produk unggulan ini merupakan bagian dari Festival Kewirausahaan Astra tahun 2022 yang mengangkat tema “Building Resilience through SMEs & Local Village Product of Indonesia”.
Astra telah mengembangkan 930 DSA yang tersebar di 34 Provinsi dengan fokus program pada peningkatan ekonomi masyarakat dan pengembangan kapasitas produk unggulan desa melalui empat cluster produk, yaitu cluster perikanan, cluster pertanian, cluster kopi, serta cluster gugus kriya, wisata, dan budaya.
Dengan hadir program DSA ini, Astra telah mendukung terciptanya kebermanfaatan di masyarakat seperti pembukaan lapangan kerja baru bagi 19.190 orang, peningkatan pendapatan rata-rata sebesar 88%, serta mendukung terciptanya eskpor 94 jenis produk unggulan dari 232 desa dengan total nilai transaksi sebesar Rp22,57 miliar sejak akhir tahun 2019 hingga Juli 2022.
Sedangkan untuk negara-negara yang menjadi tujuan ekspor produk DSA yakni Amerika Serikat, Jerman, Belanda, Prancis, Inggris, Australia, India, Pakistan, Uni Emirat Arab, Yordania, Yaman, Jepang, Cina, dan Malaysia.(Chintya)
