Investasi Usaha Bersama Kelautan dan Perikanan

  • Whatsapp
banner 468x60 setelah gambar unggulan pada postingan berita

Jakarta, Beritainn,- Bincang Bahari kembali dihadirkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan pada Kamis (20/1/2002). Pada bincang binar kali ini, Kementerian Kelautan dan Perikanan membawakan tema “Peluang Investasi Usaha Kelautan dan Perikanan 2022”.

Pada bincang binar tersebut dihadirkan beberapa narasumber yang ikut turut aktif dalam industri tersebut, diantaranya yaitu Mochamad Idnillah (Plt. Direktur Perizinan dan Kenelayanan KKP), Catur Sarwanto ( Direktur Usaha dan Investasi), Gibran Huztaifah (CEO eFishery), dan Adam Lyle (Co-Founder & Executive Chairman Padang&Co).
Pada tahun 2022 ini, Kementerian Kelautam dan Perikanan (KKP) memiliki tiga terobosan yang menjadi fokus utama nya yaitu, Pertama Penangkapan ikan terukur, Kedua
Pengembangan ikan budidaya berbasis ekspor, Ketiga Pengembangan budidaya dengan kearifan lokal .

Program unggulan penangkapan dan budidaya akan terus di dorong agar bisa menjadi daya tarik investasi. Beberapa investor juga sudah memberikan minat nya, jika dilihat tahun lalu banyak investor pada budidaya dan juga penangkapan menjadi daya tarik sendiri dan tentu tahun lalu Singapore menujukkan ketertarikannya, sedangkan pada tahun ini juga dari cina sudah mulai masuk juga.

Ketertarikkan yang ditunjukkan oleh para investor tentu disambut baik oleh pihak KKP, maka dari itu akan disediakan suatu wadah yang nantinya sebagai tempat untuk memberikan edukasi dan ruang bagi para investor dan calon investor untuk menanyakan lebih lanjut dan detail. Hal ini sebagai upaya kita untuk mengakselerasi tiga terobosan yang sudah disiapkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Penangakapan ikan terukur ini merupakan program yang sangat bagus. Untuk penangkapan ikan terukur ada 4 zona yang ditawarkan, zona satu Natuna, zona dua Pasifik, zona tiga Arafura, zona empat Samudra Hindia.” Jelas Muhammad Idnillah.

Akan tetapi KKP tetap mengatur terkait dengan penangkapannya, aturan tersebut yaitu mengenai kapal yang dibawah 12 mil masih peruntukkan untuk izin lokal. Sedangkan untuk 12 mil yaitu zona industri.

Penangkapan ikan terukur ini dalam mekanisme nya yaitu bahwa kapal yang beroperasi di masing-masing zona harus mendaratkan ikan nya disana, sehingga nanti akan tumbuh ekonomi di daerah tersebut. (Chintya)

banner 300x250 dibawah postingan
banner 468x60 dibawah konten pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.