Perkembangan Kasus oleh Kejaksaan Agung RI

  • Whatsapp
banner 468x60 setelah gambar unggulan pada postingan berita

Jakarta, Beritainn,- Pada Rabu 19/01/2022 Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI menggelar Press Conference dengan membawa topik terkait pekembangan penanganan Tindak Pidana Korupsi.
Pada Press Conference tersebut terdapat beberapa kasus yang akan disampaikan diantaranya yaitu Perkara Garuda, Perkara satelit di Kementrian Pertahanan (Kemhan), tindak lanjut putusan Asabri, serta pemberantasan mafia tanah.

Mengenai perkembangan kasus Garuda, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menjelaskan bahwa pihak nya akan memeriksa lebih lanjut beberapa hal diantaranya yaitu mengenai pesawat ATR 72-600, banyak hal juga yang masih dikembangkan oleh pihak Kejaksaan. Tidak lupa pula bahwa dalam melakukan pemeriksaan tersebut Kejaksaan Agung akan berkordinasi dengan KPK, dikarenakan ada beberapa yang sudah dituntaskan oleh KPK.

Perkara selanjutnya yaitu mengenai perkara satelit kementerian pertahanan, bahwa pihak Kejaksaan Agung melakukan penyelidikan hanya terhadap tersangkanya yaitu sipil dan tidak kepada militer. Sedangkan untuk tahap apakah militer terlibat masih diperlukan rapat kordinasi dengan polisi militer itu sendiri dan kewenangan nya ada pada polisi militer, tetapi saat ini Kejaksaan Agung masih fokus terhadap penyelidikan pada pihak sipil nya, swasta nya.
Mengenai perkembang kasus dan tindak lanjut putusan ASABRI sudah diputus kan oleh Majelis hakim.

“Tetapi kami jasa penuntut umum masih merasa ada hal-hal yang kurang terhadap keadilan masyarakat yang sedikit terusik. Diputus dan terbukti tapi hukumannya nihil” jelas Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin.
Secara yuridis memang dapat dipahami dan dimengerti oleh Kejaksaan Agung, akan tetapi rasa keadilan untuk masyarakat sedikit terusik, dan Jaksa Agung juga sudah memerintahkan bahwa tidak ada kata lain selain banding untuk kasus ini. (Chintya)

 

banner 300x250 dibawah postingan
banner 468x60 dibawah konten pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.