Jakarta, Beritainn.com, — Perdana Menteri Malaysia, YAB Dato’ Seri Anwar Ibrahim, dijadwalkan melakukan kunjungan resmi ke Republik Indonesia pada 27 Juni 2025, dalam rangka mempererat hubungan bilateral yang telah terjalin erat antara dua negara serumpun. Kunjungan ini menandai babak baru dalam kerja sama strategis antara Malaysia dan Indonesia, serta menjadi bagian dari komitmen kedua negara untuk memperkuat kemitraan di tingkat tertinggi kepemimpinan.
Perdana Menteri Anwar akan didampingi sejumlah menteri senior Malaysia, termasuk Menteri Luar Negeri Dato’ Seri Utama Haji Mohamad bin Haji Hasan, Menteri Investasi dan Perdagangan Senator Datuk Seri Utama Tengku Zafrul bin Tengku Abdul Aziz, serta jajaran kabinet lainnya yang menggambarkan cakupan kerja sama lintas sektor yang akan dibahas.

Selama berada di Indonesia, Perdana Menteri Anwar dijadwalkan mengadakan pertemuan tertutup dengan Presiden Prabowo Subianto untuk membahas berbagai isu bilateral, termasuk perdagangan, pendidikan, digitalisasi, dan pembangunan berkelanjutan. Keduanya juga akan bertukar pandangan mengenai perkembangan regional dan isu-isu global yang menjadi perhatian bersama.
Hubungan ekonomi kedua negara terus menunjukkan tren positif. Pada tahun 2024, Indonesia tercatat sebagai mitra dagang terbesar kedua Malaysia di antara negara-negara ASEAN, dan keenam secara global. Nilai perdagangan bilateral meningkat sebesar 4,5 persen, dari RM111,21 miliar (USD24,39 miliar) pada tahun 2023 menjadi RM116,29 miliar (USD25,5 miliar) pada tahun 2024.
