Jakarta, Beritainn,- Tercatat 39 ribu orang telah kunjungi Pop Art Jakarta, hal ini menjadi bukti IP sebagai masa depan industri kreatif Indonesia.
Industri kreatif yang terus menunjukkan sinarnya tiada henti, kini turut hadir Pop Art Jakarta yang merupakan pameran berbagai produk intellectual property (IP) atau kekayaan intelektual terbesar di Indonesia.
Pop Art Jakarta yang berlangsung selama 24 hari mulai dari tanggal 12 Agustus hingga 4 September 2022, telah mencatat sebanyak 39.058 pengunjung. Pop Art Jakarta tersebut mengusung tema “Collecting Moment and Happiness”.
“Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta membuka ruang luas bagi segenap pelaku Untuk bisa meraih potensi terbaik mereka. Berbagai inisiatif telah kami lakukan dan akan terus kami tingkatkan. Harapannya, potensi yang ada bisa terkonversi menjadi kekuatan ekonomi yang rill. Bukan tidak mungkin, IP akan menjadi salah satu ujung tombak perekonomian kita. Ekosistem industri kreatif semakin menggeliat dan paling cepat pulih. Terbukti seudah banyak pameran seni yang ada di ibu kota, salh satunya Pop Art Jakarta yang digelar sejak 12 Agustus hingga 4 September 2022. Hal itu bakal menggeliatkan perekonomian karena bisa membuka lapangan kerja. Untuk itu, Indonesia perlu ambil bagian dari tren positif ini” jelas Andhika Permata selaku Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta.
Dalam Pop Art Jakarta 2022 ini diramaikan dengan karya IP dari Bumilangit, Satria Dewa Gatotakaca, INFIA yang menghadirkan Hai Dudu, Dalang Peli, Vernalta dan Maple Haven, Pionicon yang membawa Si Juki, Kalawira dan Tuti and Friends, NomNomster by Faktap, Mice Cartoon, Lokapala, Oramon, Galeo Anak Segara, dan Yang Terdalam (YTD).
Pop Art Jakarta sendiri merupakan hasil kolaborasi antara Disparekraf DKI Jakarta bersama Asosiasi IP Kreatif Indonesia (AIPI) dan juga Katapel.id.
Hadirnya Pop Art Jakarta ini mempertemukan pencipta karya dengan para audiens dari market yang tepat dengan menggabungkan pemasaran digital dan juga kualitas instalasi. Pop Art ini juga akan terus di hadirkan setiap tahunnya yang ditujukan aebagai langgung para kreator IP asal Jakarta.
Dengan sukses nya Pop Art Jakarta ini diharapkan dunia kreatif khususnya intellectual property (IP) akan terus berkembang dan bisa membawa masyarakat Indonesia khususnya untuk bisa lebih kreatif lagi dengan berbagai hal yang baru.(Chintya)
