Jakarta, Beritainn,- SIG ikut berpartisipasi sebagai green sponsor untuk FSC General Assembly, untuk berikan masa depan bagi hutan, manusia, dan hewan.
SIG merupakan penyedia solusi kemasan terdepan, memiliki cara uniknya sendiri untuk menciptakan kemasan berkelanjutan, yang membutuhkan keahlian, usaha dan proses khusus. SIG terus memastikan tingkat ketepatan dan konsistensi yang sangat tinggi serta tingkat limbah yang sangat rendah.
Dalam proses pembuatannya, kemason karton SIG menggunakan 3 bahan inti yakni Paperboard, Polyethylene, dan Alumunium. Selain itu pula SIG yang merupakan mitra lama dari FSC, terus mendukung kegiatan keberlanjutan yang diadakan oleh FSC, termasuk FSCTM General Assembly yang akan diadakan dari 9-14 Oktober 2022 di Bali, Indonesia.
SIG akan menjadi sponsor eksklusif tertinggi, yang disebut sebagai “Green Sponsor” untuk acara ini, yang bertujuan menetapkan arah untuk masa depan yang lebih berkelanjutan bagi hutan-hutan dunia, manusia dan hewan yang menghuni.

“Kami sangat menghargai kemitraan jangka panjang bersama SIG yang terus berlanjut selama satu dekade terakhir. Dengan visi dan misi yang sama akan keberlanjutan, FSC dan SIG berusaha untuk berkontribusi terhadap lingkungan, diawali dengan kemasan berkelanjutan yang kami harapkan dapat berdampak bagi lingkungan. Kami berharap kemitraan ini akan terus berlanjut hingga bertahun-tahun ke depan dan kami bisa terus membuat perbedaan, membantu melestarikan lingkungan selangkah demi selangkah.” Jelas Kim Carstensen selaku Director General of FSC.
Dukungan dari SIG akan memastikan berbagai kepentingan sosial, lingkungan dan ekonomi terwakili dengan baik dalam mencapai tujuan FSC untuk melindungi hutan yang sehat dan dapat bertahan bagi semua, selamanya.
SIG kini melangkah lebih jauh dengan komitmen 2030 Forest+ sebagai bagian dari Way Beyond Good. Tidak hanya mempertahankan 100% hutan berkelanjutan yang menjadi sumber bahannya, SIG juga akan mendirikan atau merestorasi tambahan 100% area hutan biodiverse berkelanjutan di luar hutan yang dibutuhkan untuk menghasilkan karton SIG. Ini berarti akan ada tambahan 650.000 hektar hutan biodiverse berkelanjutan di tahun 2030.
Harapan yang besar bagi masyarakat untuk bisa mendukung kemasan karton SIG ini, masyarakat bisa menemukan logo SIG dan FSC dalam kemasan. Jika melihat kedua logo tersebut yang juga menggunakan paperboard dari hutan yang dikelola dengan bertanggung jawab.(Chintya)







