Jakarta, Beritainn,- Toyota turut berkontribusi dalam KTT G20 di Bali dengan serahkan 2 model BEV bZ4X & Lexus UX 300e untuk mendukung mobilitas peserta KTT G20.
PT Toyota-Astra secara resmi telah menyerahkan 143 unit kendaraan elektrifikasi berteknologi Battery Electric Vehicle (BEV) yang terdiri dari 41 unit Toyota BZ4X dan 102 unit Lexus UX 300e, penyerahan unit kendaraan tersebut diberikan kepada kantor Kementerian Sekretaris Negara (Kemensetneg).
Kendaraan Toyota bZ4X merupakan kendaraan elektrifikasi BEV pertama dari Toyota yang resmi dipasarkan secara global pada pertengahan tahun 2022 ini. Sedangkan untuk Lexus UX 300e merupakan kendaraan elektrifikasi dengan teknologi Battery EV premium jenis subcompact SUV yang pertama kali dipasarkan pada tahun 2020 lalu.
“Kami sangat mengapresiasi kepercayaan pemerintah pada produk Toyota yang dipiih sebagai kendaraan resmi KTT G20. Tidak hanya mendukung kelancaran mobilitas peserta konferensi, kehadiran Toyota BZ4X dan Lexus UX 300e ini diharapkan akan menjadi symbol komitmen Indonesia dalam mengurangi emisi karbon menuju era Carbon Neutrality pada 2060 mendatang. Kedepannya, kendaraan ramah lingkungan menjadi salah satu langkah konkrit pengurangan emisi karbon. Langkah pemerintah menerbitkan Perpres No. 55 Tahun 2019 sangat strategis bagi Indonesia dalam menghadapi tantangan mobilitas ke depan yang harus selaras dengan prinsip ramah lingkungan atau zero emission,” jelas Henry Tanoto selaku Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM) Henry Tanoto pada acara Hand Over Ceremony di Stadion Internasional Gelora Bung Karno.
Penggunaannya mobil Toyota di KTT G20 ini setelah adanya permintaan kuat dari Pemerintah Indonesia serta pengaturan ulang global supply bersama prinsipal Toyota Motor Corporation. TAM berkomitmen mendukung penuh pemerintah Indonesia untuk mencapai target Carbon Neutrality pada tahun 2060.
Toyota tidak hanya menawarkan berbagai teknologi elektrifikasi yang lengkap mulai dari Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), hingga Battery Electric Vehicle (BEV), namun, juga ikut serta dalam mengembangkan penyediaan ekosistem kendaraan elektrifikasi yang terintegrasi melalui EV Smart Mobility Bali Project dan EV Smart Mobility Toba Project.(Chintya)







