Jakarta, Beritainn, – Mendekati momen mudik lebaran, pemerintah melalui Kementerian PekerjaanUmum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyiapkan dukungan operasional jalan tol dan jalannasional untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran tahun 2023. Mudik jadi momen satu kalidalam setahun yang ditunggu bagi masyarakat khususnya keluarga muda untuk bertemu keluarga.
Berbagai hal pun dipersiapkan baik dari segi kesehatan dan keuangan. Jika tidak direncanakan dengan baik mudik bisa menghabiskan uang yang berlebih bahkan dapat mengganggu kondisi finansial kedepannya.
Windy Riswantyo selaku Marketing & Alternate Channel Group Head Astra Life mengatakan, Anggaranmudik tentu akan berbeda bagi yang masih single maupun sudah menikah.
Agar terhindar dari sikap boros khususnya bagi keluarga muda, kami secara konsisten mengedukasi masyarakat untuk tidak lupa tetap memperhatikan kondisi kesehatan keuangan agar memiliki finansial track yang jelas dan juga menjaga kondisi kesehatan tubuh serta pastikan agar selalu terproteksi dengan asuransi jiwa.
” Perhatikan Kondisi FisikSebelum mudik perhatikan kembali kondisi kesehatan diri sebelum melakukan perjalanan panjang. Memastikan tubuh tetap fit selama perjalanan wajib dilakukan dengan cara memenuhi asupan cairanyang cukup agar terhindar dari dehidrasi. Sediakan stok makanan dan minuman yang mudah dibawaseperti roti, biskuit, air mineral, atau susu kemasan.
Perlu diingat, rest area pun memiliki tipe berbeda. Agar tidak salah memilih, gunakan mesin pencari seperti google untuk menemukan rest area yang diinginkan. Dilansir dari laman Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian PUPR, rest area memiliki 3 tipe A, B, dan C yang memilikifasilitas berbeda.
Untuk tipe A, memiliki fasilitas paling lengkap dan area lebih luas meliputi ATM, SPBU,Toilet, klinik kesehatan, bengkel, minimarket, mushola, tempat perkir, ruang terbuka hijau (RTH), dan restoran.
Sedangkan tipe B, memiliki area yang lebih kecil dibandingkan dengan tipe A, fasilitas hampirmirip, hanya saja tidak ada SPBU, klinik kesehatan dan bengkel.
Untuk tipe C, area yang paling kecil dibandingkan tipe A dan B bahkan rest area ini hanya bersifat sementara seperti di saat libur panjangatau libur hari raya dengan fasilitas meliputi toilet, warung, mushola dan tempat parkir.
Kementerian Kesehatan pun menganjurkan untuk setiap orang dapat melakukan aktivitas fisik minimal 150 menit per minggu. Selain memperhatikan kesehatan kondisi tubuh, hal yangtidak kalah penting adalah memperhatikan kesehatan dari kondisi keuangan menjelang mudik.
Simak 4 tips dari Astra Life agar kondisi keuangan untuk mudik juga tetap sehat:1. Pastikan sudah membuat rencana mudik yang jelas agar rencana mudik bisa berjalan dengan lancar, usahakan untuk membuat rencana darijauh-jauh hari.
Jika belum, mulailah dari hari ini. Mulai dengan mengikuti rencana mudik tahun lalu untuk kemudian menyesuaikan beberapa persiapan mudik untuk tahun ini.
Rencana ini tak hanya dari waktu dan lamanya mudik saja, tetapi juga pengeluaran selama mudik. Selain itu, penting untuk mulai menentukan akomodasi yang ingin digunakan selama mudik. Jika berniat menggunakan transportasi umum seperti pesawat mau pun Kereta, cek kembali harga tiket sebab mendekati lebaran tiket akan semakin mahal bahkan sudah terjual habis. Jika memutuskan untuk menggunakan kendaraan pribadi, usahakan mempersiapkan uang untuk bahan bakar dan cek kondisi kendaraan sebelum mudik agar menghindari kemungkinan yangterjadi di tengah perjalanan seperti ban bocor dan lainnya yang menyebabkan boncos.
2. Gunakan THR sebaik mungkin salah satu hal yang paling istimewa ketika momen lebaran yaitu hadirnya tunjangan hari rayaatau biasa disebut THR. Uang THR pun berbeda-beda setiap orang, tergantung dengan gaji darimasing-masing individu.
Namun, jika dapat dimanfaatkan dengan baik, THR justru dapat sangat membantu dana untuk mudik bersama keluarga, mengingat banyak barang dan kebutuhan yang mungkin akan mengalami kenaikan harga saat bulan Ramadan dan mendekati Hari Raya.
Setelah mendapatkan THR mulailah mengisi check list salah satunya dengan mempersiapkan rekening secara khusus untuk keperluan mudik. Pasalnya, pengeluaran mudik bisa membengkak jika tidak dialokasikan dengan baik sesuai dengan kebutuhan.
Maka dari itu, perlu memiliki rekening atau tabungan khusus yang memang sengaja dipersiapkan untuk keperluan mudik. Selain untuk keperluan mudik, sisihkan sebagian THR untuk zakat fitrah atau sedekah (20%), tabungan jangkapanjang seperti investasi (10%), tabungan (10%) dan dana darurat (15%). Tidak masalah sesedikitapapun uang yang disisihkan yang penting, THR dan penghasilan yang merupakan hasil jerihpayah pribadi dan bermanfaat di masa mendatang.
3. Konsisten dengan anggaran yang sudah ditetapkan agar tidak over budgetSelain mempersiapkan rekening atau tabungan khusus, perlu juga untuk menetapkan anggaransesuai dengan kebutuhan dan kemampuan.
Hal ini penting dilakukan agar pengeluaran yangdihabiskan selama mudik tidak over budget dan sesuai dengan target yang sudah dipersiapkansebelumnya. Supaya anggaran lebih tertata lagi, bisa coba mengalokasikannya menggunakanaplikasi perencanaan keuangan pribadi.
4. Pastikan sudah memiliki asuransiPerencanaan keuangan untuk mudik yang lainnya yaitu dengan asuransi. Pasalnya, sebagai salahsatu elemen dalam perencanaan keuangan, asuransi diharapkan bisa mendukung tujuankeuangan (financial goals) yang telah ditetapkan sebelumnya serta memitigasi berbagai risikoyang mungkin atau berpotensi terjadi di masa depan.
Berkaca pada data Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri angka kecelakaan pada operasi ketupat 2022 atau musim mudik dan baliklebaran menurun 31% dibanding pada tahun 2019 di masa sebelum pandemi. Meskipun turun,sebagai pemudik perlu tetap berhati-hati dalam berkendara dan mematuhi aturan lalu lintas.
Kecelakaan diluar kontrol tersebut mengingatkan akan adanya kebutuhan untuk proteksi diri dankeluarga dengan asuransi yang menawarkan perlindungan saat mudik lebaran hinggaperlindungan jiwa untuk mudik lebih aman dan nyaman untuk diri sendiri dan keluarga.
Asuransi pun tidak hanya asuransi konvensional, terdapat Asuransi dengan prinsip syariah lebih dari sekadar perlindungan atas risiko untuk para peserta ataupun pemegang polis. Pasalnya, akad tolong menolong di antara para peserta atau pemegang polis secara tidak langsung merupakan perwujudan dari berbagi kebaikan yang sangat dianjurkan dalam ajaran agama.
Berbagi kebaikan, saling menolong,bahkan memberi manfaat bagi sesama juga merupakan bentuk sikap sebagai insan yang bermanfaat bagimanusia yang lain.
Beberapa produk yang akan mendampingi diri dan keluarga untuk memiliki proteksi finansial dan memberikan ketentraman hati dalam menjalani hidup seperti Flexi Life Syariah, ASLI AsyaProteksi Syariah, dan AVA iFamily Protection Syariah.Informasi lebih lanjut mengenai syarat dan ketentuan produk dapat mengunjungi ilovelife.co.id yang merupakan kanal e-commerce dari Astra Life serta bisa juga dengan mengunjungi cabang PermataBankterdekat. Nasabah juga dapat menghubungi Contact Center Hello Astra Life 24 jam di nomor 1 500 282,serta nomor WhatsApp 08952-1500282 dan layanan e-mail hello@astralife.co.id yang tersedia dariSenin-Jumat pukul 08.00-16.00 WIB.(AL)







