Jakarta, Beritainn, – Bali dikenal sebagai pulau surga yang sudah mendunia, begitu juga dengan album-album Gus Teja yang sudah dikenal di Bali dan turis mancanegara.
Gus Teja, seorang maestro Suling dari sebuah desa kecil di dekat Ubud-Bali bersama kelompok musiknya akan memberikan penampilan terbaiknya di hadapan para penikmat seni di malam puncak AstraPay Sanur Village Festival pada Minggu, 23 Juli 2023.
Selain itu, setiap harinya dimulai sejak bergesernya sore menuju senja hingga tengah malam, panggung utama menampilkan berbagai penampilan dari musisi ternama tanah air dan grup musik lokal Bali serta berbagai atraksi seni budaya.
Suasana terbuka dengan tiupan angin pantai yang sejuk menambah pesona tampilan grup-grup musik tradisional Bali, Jazz, Pop Bali dan modern, Reggae, Rock, Blues, sampai Underground.
Gus Teja World Music adalah grup musik etnik yang digawangi oleh Agus Teja Sentosa atau yang sering di panggil Gus teja. Gus teja sendiri berasal dari Ubud Bali adalah seorang maestro berbagai alat musik tiup.
Bahkan, tidak hanya memakai suling, tetapi juga memadukan alat-alat musik tiup lainnya dari berbagai belahan dunia, seperti, native american flute, pan flute, ocarina, quena, whistle, dan hulusi.
Alumni SMA 3 Denpasar ini merupakan jebolan Institut Seni Indonesia Denpasar yang mengambil jurusan Karawitan. Dibentuk tahun 2008, Gus Teja World Music telah mengumpulkan berbagai prestasi yang mengesankan setelah merilis 3 album dan terjual lebih dari 50.000 copy.
Album ‘Rhythm of Paradise’ dirilis pada akhir tahun 2009, ‘Flutes for Love’ dirilis pada tahun 2011, dan ‘Ulah Egar’ di tahun 2015.
Konser yang telah dilakukan Gus Teja juga sudah tak terhitung jumlahnya di berbagai event musik di Bali dan event internasional seperti di Taiwan, Malaysia, Korea Selatan dan Amerika Serikat.(Listia)







