Kemnaker Genjot Pilar Strategis 2026, Siapkan SDM HadapiTransformasi Dunia Kerja

Jakarta, Beritainn.com, – Kementerian Ketenagakerjaan atau Kemnaker menegaskan arah baru melalui Pilar Strategis Kemnaker 2026 guna menghadapi transformasi dunia kerja 2026.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menyebut langkah ini sebagai upaya menjawab perubahan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi yang semakin cepat.

Bacaan Lainnya

Indonesia kini tidak hanya menyiapkan tenaga kerja siap pakai tetapi juga membangun sumber daya manusia yang adaptif inovatif dan kompetitif. Menurut Afriansyah masa depan ketenagakerjaan Indonesia sangat ditentukan oleh kemampuan talenta dalam beradaptasi dengan perubahan digital global.

Ia menilai transformasi digital telah menggeser banyak pekerjaan konvensional sekaligus membuka peluang baru berbasis kreativitas dan teknologi. Karena itustrategi tenaga kerja Kemnaker diarahkan untuk mendorong masyarakat tidak hanya mencari pekerjaan tetapi juga menciptakan inovasi.

Empat pilar Kemnaker menjadi fokus utama. Pertama penguatan pelatihan vokasi melalui program skilling dan reskilling agar sesuai kebutuhan industri masa depan.

Kedua pengembangan Talent and Innovation Hub sebagai wadah lahirnya ide kreatifbernilai ekonomi.

Ketiga perluasan pelatihan dan penempatan tenaga kerja disabilitas untuk menciptakan sistem yang inklusif.

Keempat penguatan Labor Productivity Clinicsguna meningkatkan produktivitas perusahaan nasional agar mampu bersaing secara global.

Afriansyah menegaskan keempat pilar tersebut akan terintegrasi dalam satu ekosistem ketenagakerjaan yang adaptif inklusif dan produktif.

Langkah ini diharapkan mampu menjawab tantangan kerja era digital sekaligus memperkuatdaya saing nasional. Ia optimistis penguatan sektor ekonomi kreatif menjadi kunci menuju kemandirian bangsa.

Dengan kesiapan SDM yang unggul Indonesia diyakini mampu menghadapi perubahan global dan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 secara berkelanjutan.

Program ini juga mendorong kolaborasi antara pemerintah industri dan lembaga pendidikan agar tercipta ekosistem yang selaras dengan kebutuhan pasar kerja.

Kemnaker berharap kebijakan ini dapat mempercepat penyerapan tenaga kerja sekaligus mengurangi kesenjangan kompetensi nasional.

Dengan implementasi berkelanjutan Pilar Strategis Kemnaker 2026 diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat luas di seluruh Indonesia.

Upaya menjadi fondasi penting menghadapi masa depan dunia kerja modern yang dinamis.            (CJ RUBUN)

Pos terkait