Menaker Soroti Pelatihan Vokasi sebagai Kunci Dongkrak Penyerapan Tenaga Kerja

  • Whatsapp

Jakarta, Beritainn.com, – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pentingnya pelatihan vokasi dalam
meningkatkan penyerapan tenaga kerja Indonesia. Menurutnya, program vokasi
Kemnaker menjadi solusi untuk menjawab kesenjangan antara kompetensi pencari
kerja dan kebutuhan industri.

Saat meninjau Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch I 2026 di BBPVP Serang,
Banten, Yassierli menekankan bahwa penguatan link and match pendidikan vokasi harus terus dilakukan. Hal ini agar lulusan pelatihan memiliki keterampilan yang relevan dan siap masuk dunia kerja.

Bacaan Lainnya

Ia juga mendorong peningkatan kualitas instruktur serta materi pelatihan kerja 2026
agar selaras dengan perkembangan industri. Dengan begitu, kebijakan Menteri
Ketenagakerjaan dapat memberikan dampak nyata bagi pencari kerja.

Data menunjukkan, tingkat penyerapan lulusan pelatihan di BBPVP Serang pada
2025 mencapai 82 persen. Capaian ini dinilai sebagai indikator bahwa program
vokasi telah berjalan efektif dan sesuai kebutuhan pasar kerja.

Dalam kunjungan tersebut, Menaker turut meninjau workshop pelatihan dan
kegiatan walk in interview. Program ini mempertemukan peserta dengan perusahaan secara langsung, sehingga mempercepat proses rekrutmen tenaga kerja.

Selain itu, dialog dengan peserta dilakukan untuk memastikan pelatihan memberikan
manfaat nyata. Salah satu peserta, Mohamad Adam Firdaus, mengaku
mendapatkan pengalaman baru dengan fasilitas lengkap serta materi yang mudah
dipahami.

Sebagai informasi, PVN Batch I 2026 mencakup tujuh kejuruan dengan total 18
program, mulai dari teknik las hingga teknologi informasi. Program ini dirancang
untuk memperkuat kesiapan tenaga kerja Indonesia menghadapi kebutuhan industri.
(CJ RUBUN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *