Musik Jadi Alarm Iklim: Kunto Aji hingga Reality Club Bersatu di sonic/panic Vol. 3

Jakarta, Beritainn.com, Musik kembali membuktikan dirinya sebagai bahasa universal yang mampu menyuarakan keresahan zaman. Lewat album kompilasi sonic/panic Vol. 3, sederet musisi lintas genre dari Indonesia — mulai dari Kunto Aji, Reality Club, Teddy Adhitya, Sukatani, hingga The Brandals — sepakat menjadikan musik sebagai alarm darurat iklim.

Album ini bukan sekadar kumpulan lagu, melainkan seruan kolektif atas krisis lingkungan yang kian nyata. Menghadirkan 15 lagu dari 15 musisi, sonic/panic Vol. 3 lahir dari lokakarya IKLIM (The Indonesian Climate Communications, Arts & Music Lab) di Ubud, Bali, yang mengajak musisi untuk menggali isu perubahan iklim dan menerjemahkannya dalam karya musik.


“Awalnya kami kira bakal santai, ternyata materinya bikin sadar betapa dekatnya dunia dengan kehancuran. Dari situlah lagu kami lahir dengan energi yang berbeda, lebih emosional,” ujar Fathia Izzati, vokalis Reality Club.

Sebagai pembuka, dua single sudah lebih dulu dilepas: “Manusia Terakhir di Bumi” karya Kunto Aji, dan “Kebangkitan” dari duo punk Sukatani. Keduanya membawa narasi tentang ketakutan, harapan, dan refleksi masa depan generasi mendatang.


Peluncuran album ini juga terhubung dengan Rock In Celebes 2025 di Makassar (1–2 November 2025), di mana sonic/panic Vol. 3 akan berpadu dengan IKLIM Fest untuk menghadirkan festival musik ramah lingkungan terbesar di Indonesia timur.

“Festival bukan cuma panggung musik, tapi ruang untuk perubahan. Kolaborasi ini penting agar musik tidak hanya menghibur, tapi juga menggerakkan,” ungkap Ardy Siji, founder Rock In Celebes.


Sebagai bagian dari kampanye global Music Declares Emergency dengan slogan “No Music On A Dead Planet”, proyek ini menegaskan keyakinan bahwa musik punya daya magis untuk menyentuh sisi emosional masyarakat — jauh melampaui data dan fakta.

sonic/panic Vol. 3 akan resmi dirilis penuh pada 1 November 2025, dengan karya terbaru dari nama-nama besar lain seperti The Brandals dan MANJA. (ALN)

Pos terkait