Saat Ibu Mulai Melupakan: Teaser “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan” Sentuh Luka Terdalam Keluarga

  • Whatsapp

Jakarta, Beritainn.com, – Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan kisah yang menyentuh relung emosi terdalam. Rapi Films bersama Screenplay Films resmi merilis teaser trailer film terbaru berjudul “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”, sebuah drama keluarga yang mengangkat tema kehilangan paling menyakitkan: dilupakan oleh orang yang paling kita cintai.

Film ini menghadirkan potret getir sebuah keluarga ketika sosok ibu mulai kehilangan ingatannya akibat penyakit yang dideritanya. Bukan sekadar cerita tentang lupa, film ini menjadi refleksi tentang cinta, waktu, dan arti kehadiran yang sering kali baru disadari saat mulai menghilang.

Dilema Anak Sulung di Tengah Memudarnya Ingatan
Cerita berpusat pada Kesha (Yasmin Napper), anak sulung yang selama ini hidup di tengah tuntutan keluarga. Di balik perannya sebagai kakak, ia menyimpan keinginan sederhana: hidup mandiri dan mengejar masa depan.

Namun, segalanya berubah saat sang ibu, Yuke Yolanda (Lulu Tobing), mulai kehilangan ingatan. Dari lupa hal-hal kecil hingga momen penting dalam hidup anak-anaknya, kondisi ini perlahan mengubah kehangatan keluarga menjadi situasi yang asing dan menyakitkan.

Di tengah kondisi tersebut, Kesha dihadapkan pada pilihan yang mustahil: melanjutkan mimpinya atau kembali untuk menjaga ibunya sebelum semuanya benar-benar terlambat.

Deretan Pemeran dan Akting Penuh Emosi
Film ini diperkuat oleh jajaran aktor papan atas seperti Lulu Tobing, Ibnu Jamil, Yasmin Napper, Sofia Shireen, dan Jourdan Omar. Penampilan mereka menghadirkan dinamika keluarga yang terasa nyata—hangat, rapuh, sekaligus penuh luka.

Yasmin Napper mengungkapkan bahwa perannya sebagai Kesha menjadi pengalaman emosional yang mendalam.
“Kehilangan yang paling nyata adalah saat orang yang kita sayangi masih ada, tapi sudah tidak mengingat kita. Kesha harus memilih antara masa depan atau waktu yang tersisa bersama Ibunya,” ujarnya.

Kolaborasi Kuat di Balik Layar
Diproduseri oleh Sunil Samtani dan disutradarai Kuntz Agus, film ini mengusung pendekatan emosional yang intim. Naskah yang ditulis Alim Sudio memperkuat narasi tentang keluarga, pengorbanan, dan waktu yang tak bisa diulang.

Menurut Kuntz Agus, film ini tidak hanya ingin ditonton, tetapi juga dirasakan.
“Kami ingin penonton masuk ke dalam kekalutan keluarga ini, merasakan cinta yang perlahan diuji oleh keadaan,” ungkapnya.

Tentang Kehilangan yang Tak Terlihat
“Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan” bukan sekadar drama keluarga. Film ini menjadi pengingat bahwa ada hal-hal yang boleh hilang dalam hidup—kesempatan, ambisi, bahkan mimpi—namun tidak dengan kehadiran orang yang kita cintai.

Ketika ingatan mulai memudar, yang tersisa hanyalah cinta dan waktu yang semakin menipis.

Mampukah cinta bertahan ketika ingatan perlahan menghilang?

Dan apa yang akan kamu pilih saat orang terdekat mulai melupakanmu?(ALN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *