IEE Series 2026 Ekspansi ke Surabaya, Satukan Energi dan Manufaktur dalam Indonesia Energy Week

  • Whatsapp

Surabaya, Beritainn.com, – Dinamika pertumbuhan kawasan industri di Indonesia mulai membentuk pusat-pusat manufaktur baru di berbagai wilayah regional. Seiring dengan itu, kebutuhan energi, utilitas, dan teknologi produksi ikut berkembang mengikuti arah ekspansi industri.

Menjawab perkembangan tersebut, Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series 2026 resmi memperluas jangkauan dengan menghadirkan Indonesia Energy Week Surabaya, yang akan digelar pada 15–18 Juli 2026 di Grand City Convention & Exhibition Surabaya.

Bacaan Lainnya

Ekspansi ini menjadi langkah strategis dalam membangun jaringan industri nasional sekaligus mempertemukan pelaku sektor energi dan manufaktur dalam satu ekosistem yang terintegrasi.

Surabaya dinilai sebagai lokasi yang tepat, mengingat perannya sebagai salah satu pusat industri terbesar di Indonesia. Bersama kawasan Gresik dan Sidoarjo, wilayah ini telah lama menjadi tulang punggung manufaktur nasional setelah Jabodetabek. Jawa Timur sendiri berkontribusi sekitar 15 persen terhadap PDB nasional, menjadikannya salah satu motor ekonomi utama Indonesia.

Kekuatan industri tersebut juga ditopang oleh aktivitas logistik yang masif. Pelabuhan Tanjung Perak menjadi simpul distribusi penting, menangani lebih dari 3,6 juta TEUs kontainer per tahun dan menghubungkan arus barang ke kawasan Indonesia Timur. Kondisi ini turut mendorong kebutuhan akan sistem energi dan kelistrikan yang semakin andal dan efisien.

Dalam pelaksanaannya, Indonesia Energy Week Surabaya akan diselenggarakan bersamaan dengan dua pameran industri utama, yakni Manufacturing Surabaya dan Growtech Indonesia. Kolaborasi ini menghadirkan sinergi antara sektor manufaktur, agrikultur, dan energi dalam satu platform terpadu.

Manufacturing Surabaya, yang telah berlangsung lebih dari dua dekade, kembali menghadirkan teknologi mesin, otomasi, serta solusi produksi modern. Sementara Growtech Indonesia menampilkan inovasi teknologi di sektor agrikultur.

Deputy Event Director Pamerindo Indonesia, Hanung Hanindito, mengatakan bahwa kehadiran Indonesia Energy Week Surabaya merupakan bagian dari penguatan konsep ekosistem industri terpadu dalam IEE Series.

“IEE Series dibangun sebagai unified industrial marketplace. Di kawasan dengan basis manufaktur kuat seperti Jawa Timur, kebutuhan energi dan utilitas industri menjadi semakin krusial. Kehadiran Indonesia Energy Week Surabaya bersama Manufacturing Surabaya dan Growtech Indonesia menciptakan ekosistem yang saling melengkapi,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendekatan ini membuka ruang interaksi yang lebih kontekstual antara penyedia teknologi dan pengguna langsung di sektor industri.

“Melalui Surabaya, perusahaan dapat berinteraksi langsung dengan pelaku manufaktur, agrikultur, hingga utilitas industri di kawasan Indonesia Timur. Ini menciptakan dialog yang lebih relevan terhadap kebutuhan lapangan,” tambahnya.

Indonesia Energy Week Surabaya menargetkan sekitar 3.000 pengunjung profesional, dengan menghadirkan berbagai inovasi di sektor energi, kelistrikan, serta pengelolaan air dan utilitas industri.
Pameran ini juga diperkuat oleh dua sektor utama, yakni Electric & Power Indonesia yang menampilkan teknologi kelistrikan dan energi, serta Water Indonesia yang menghadirkan solusi pengelolaan air industri.

Tak hanya pameran, rangkaian acara juga akan mencakup Surabaya Electric Forum 2026 bertema “East Java Driving Indonesia’s Energy Transition”. Forum ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari PLN Group, pemerintah daerah, akademisi, hingga pelaku industri dan lembaga pembiayaan.

Diskusi akan berfokus pada implementasi RUPTL 2025–2034, pengembangan energi terbarukan, keandalan pasokan listrik, serta peluang investasi di sektor ketenagalistrikan.

Melalui rangkaian ini, Indonesia Energy Week Surabaya tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga ruang kolaborasi strategis yang mempertemukan kebutuhan industri dengan solusi teknologi.

Sebagai bagian dari IEE Series 2026, kehadiran event ini mencerminkan transformasi platform industri yang kini berkembang menjadi ekosistem terintegrasi—menghubungkan produksi, energi, hingga utilitas dalam satu kesatuan yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan. (ALN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *