Jakarta, Beritainn.com, –Gelaran Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2026 resmi ditutup pada Minggu (8/3/2026) dengan capaian transaksi sebesar 300 juta dollar AS. Pameran furnitur terbesar di Asia Tenggara tersebut kembali menunjukkan kekuatan industri mebel Indonesia di pasar global.
Capaian tersebut dinilai cukup solid di tengah tekanan geopolitik global yang berdampak pada berkurangnya jumlah buyer internasional yang hadir secara langsung. Meski demikian, kualitas produk furnitur Indonesia tetap mampu menarik minat pembeli dari berbagai negara.
Berdasarkan data penyelenggara, total pengunjung yang tercatat selama pameran mencapai 13.437 buyer yang berasal dari 84 negara. Angka tersebut menunjukkan bahwa minat pasar internasional terhadap produk mebel Indonesia masih sangat kuat.
IFEX 2026 juga menampilkan berbagai inovasi desain furnitur yang menggabungkan kualitas material, kreativitas desain, serta keberlanjutan. Hal ini menjadi salah satu faktor utama yang membuat produk mebel Indonesia tetap kompetitif di pasar global.
Sebelumnya, penyelenggara menargetkan kehadiran sekitar 15.000 pembeli internasional dalam pameran tahun ini. Meski jumlah tersebut tidak sepenuhnya tercapai, nilai transaksi yang berhasil dibukukan menunjukkan bahwa permintaan terhadap produk furnitur Indonesia tetap stabil.
Dengan capaian tersebut, IFEX kembali menegaskan posisinya sebagai pameran furnitur terbesar di Asia Tenggara sekaligus menjadi ajang penting bagi pelaku industri mebel nasional untuk memperluas jaringan bisnis dan meningkatkan ekspor.(Hs)

