Maxim Indonesia Buka Suara soal Bonus Hari Raya 2026 untuk Mitra Pengemudi

Jakarta, Beritainn.com, – Maxim Indonesia menyampaikan tanggapannya terkait rencana pemberian Bonus Hari Raya (BHR) 2026 bagi mitra pengemudi. Perusahaan menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem transportasi digital yang berkelanjutan dengan tetap menjaga keseimbangan antara kepentingan pengguna, mitra pengemudi, serta keberlangsungan operasional platform.

Maxim menilai bahwa setiap kebijakan dan inisiatif yang dijalankan perlu mempertimbangkan aspek keberlanjutan jangka panjang. Dukungan finansial kepada mitra pengemudi, termasuk BHR, disebut harus diselaraskan dengan kapasitas dan kondisi keuangan perusahaan agar tidak menimbulkan risiko terhadap stabilitas operasional maupun keseimbangan ekosistem transportasi digital.

Memasuki bulan Ramadan 2026, Maxim Indonesia menyatakan telah menyiapkan sejumlah program sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap mitra pengemudi, pengguna, dan masyarakat yang membutuhkan. Salah satu program yang tengah dipersiapkan adalah penyaluran Bonus Hari Raya kepada mitra pengemudi aktif, yang diharapkan dapat memberikan manfaat secara tepat sasaran dan berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, Maxim menerapkan pendekatan berbasis tata kelola internal untuk menetapkan skema BHR. Kriteria dan nominal bonus ditentukan berdasarkan tingkat keaktifan mitra, performa layanan, ulasan pengguna, serta kepatuhan terhadap ketentuan kemitraan tanpa adanya pelanggaran serius. Pendekatan ini dilakukan guna memastikan kebijakan BHR berjalan secara objektif, proporsional, dan adil bagi seluruh mitra pengemudi.

Di sisi lain, Maxim juga menyoroti bahwa pembahasan mengenai kebijakan Bonus Hari Raya bagi mitra pengemudi saat ini masih berada dalam proses diskusi di tingkat pemerintah, khususnya Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Maxim menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi secara konstruktif dalam proses tersebut.

Perusahaan berharap kebijakan yang nantinya dihasilkan dapat memberikan perlindungan bagi mitra pengemudi, sekaligus menjaga keberlanjutan platform digital serta stabilitas ekosistem transportasi nasional secara menyeluruh.(ALN)

Pos terkait