Jakarta, Beritainn.com, – Dalam rangka memperingati Hari Kesadaran Aksesibilitas Global pada 21 Mei 2026, perusahaan transportasi daring Maxim kembali menegaskan komitmennya menghadirkan layanan mobilitas inklusif di Indonesia.
Berbagai inisiatif dihadirkan untuk memastikan masyarakat penyandang disabilitas dapat mengakses layanan secara aman dan nyaman. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan ekosistem transportasi ramah semua kalangan.
Sebagai bagian dari pengembangan layanan, Maxim menjalin kerja sama dengan Persatuan Tunanetra Indonesia atau Pertuni. Kolaborasi ini difokuskan pada peningkatan akses aplikasi agar lebih mudah digunakan oleh pengguna tunanetra.
Fitur TalkBack Screen Reader memungkinkan pemesanan dilakukan lewat ponsel tanpa hambatan berarti. Selain itu, fitur chat memudahkan komunikasi bagi pengguna dengan keterbatasan pendengaran.
Maxim juga menyediakan fitur informasi tambahan yang memungkinkan pengguna memberi catatan khusus kepada pengemudi terkait kebutuhan bantuan seperti kursi roda.
Program sosial juga dijalankan melalui pemberian perjalanan gratis bagi siswa berkebutuhan khusus, salah satunya di Yogyakarta.
Pengalaman positif disampaikan Adlan Rosyid yang merasa aplikasi mudah digunakan dan pengemudi bersikap ramah selama perjalanan.
Tidak hanya bagi penumpang, perhatian juga diberikan kepada mitra pengemudi disabilitas. Maxim menerapkan kebijakan komisi nol persen sehingga pendapatan dapat diterima secara utuh.
Selain itu, perlindungan kerja diperkuat melalui pemberian keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan secara gratis. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi para mitra.Ke depan, Maxim berkomitmen memperluas kolaborasi dengan berbagai komunitas disabilitas guna menyempurnakan layanan. Momentum Hari Kesadaran Aksesibilitas Global menjadi pengingat pentingnya inovasi teknologi yang inklusif.
Melalui langkah berkelanjutan, perusahaan berharap seluruh masyarakat dapat menikmati layanan transportasi daring tanpa hambatan serta memperoleh kesempatan yang setara dalam aktivitas sehari hari.
Selain itu, upaya edukasi kepada masyarakat terus digencarkan agar kesadaran terhadap aksesibilitas semakin meningkat. Dukungan berbagai pihak dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang inklusif. Dengan sinergi tersebut,
layanantransportasi diharapkan benar benar menjadi solusi mobilitas bagi semua kalangan tanpa terkecuali di masa mendatang secara berkelanjutan dan merata di seluruh negeri. (CJ RUBUN)

