Jakarta, Beritainn.com, – Upaya pelestarian satwa kini hadir dengan cara yang lebih segar dan dekat dengan masyarakat. Melalui ajang Run For Animals 2026, publik diajak berlari sambil berkontribusi langsung dalam mendukung konservasi satwa endemik Indonesia.
Event yang diinisiasi oleh Jagat Satwa Nusantara ini akan digelar pada 9 Agustus 2026 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Mengusung tema “Berlari Untuk Alam, Berlari Untuk Satwa”, kegiatan ini dikemas sebagai fun run ramah keluarga dengan pilihan kategori 3K, 5K, dan 8K.
Tak sekadar olahraga, Run For Animals 2026 menghadirkan pengalaman berbeda melalui pendekatan kreatif dan edukatif. Salah satu daya tarik utama adalah konsep kostum tematik satwa yang diwujudkan dalam 11 desain jersey unik. Desain tersebut terinspirasi dari berbagai satwa, mulai dari Elang Jawa sebagai simbol fauna endemik Indonesia, hingga harimau, kasuari, dan monyet ekor panjang.
Menariknya, elemen satwa global seperti panda, zebra, hingga cheetah juga turut dihadirkan, memperkaya pilihan visual sekaligus menegaskan bahwa satwa Indonesia memiliki daya tarik yang tak kalah memikat.
Direktur Operasional Jagat Satwa Nusantara, M. Fardhan Khan, menegaskan bahwa kegiatan ini membawa pesan lebih dalam dari sekadar ajang lari.
“Melalui Run For Animals, kami ingin setiap langkah peserta memiliki makna. Bahwa aktivitas sederhana seperti berlari pun bisa menjadi kontribusi nyata dalam pelestarian satwa endemik Indonesia,” ujarnya dalam konferensi pers di kawasan TMII.
Selain jersey, peserta juga dapat melengkapi pengalaman mereka dengan berbagai aksesoris tematik seperti jaket, kaos kaki, sarung tangan, hingga headpiece berbentuk hewan.
Lebih dari itu, sebagian hasil penjualan tiket akan didonasikan untuk mendukung program konservasi, khususnya di Pusat Penyelamatan Elang Jawa. Dana tersebut akan digunakan untuk perlindungan habitat, rehabilitasi, hingga edukasi masyarakat.
Pendaftaran dibuka mulai 15 April 2026 dengan harga early bird mulai dari Rp200.000.
Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari berbagai pihak. Kepala Seksi BKSDA DKI Jakarta, Marwan Shova, mengapresiasi konsep inovatif yang menggabungkan olahraga dengan edukasi konservasi.
“Kegiatan ini menjadi langkah kreatif untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dengan cara yang menyenangkan,” ungkapnya.
Senada, Plt. Direktur Operasi TMII, Dede Noviardi, menilai Run For Animals sebagai inisiatif positif dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pelestarian satwa dan budaya Indonesia.
Tak hanya lari, acara ini juga akan dimeriahkan dengan berbagai aktivitas menarik seperti Meet The Animals, Animal Talk, Petting Zoo, hingga Social Media Challenge dan pertunjukan hiburan.
Melalui Run For Animals 2026, Jagat Satwa Nusantara mengajak masyarakat luas—mulai dari komunitas lari, keluarga, hingga pecinta satwa—untuk ambil bagian dalam gerakan kolektif menjaga masa depan satwa Indonesia. (ALN)

