Tata Cara Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 2 2026 Lewat SIAP kerja dan Skill Hub Kemnaker

Jakarta, Beritainn.com, – Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 2 tahun 2026 resmi dibuka dan menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan kerja secara gratis.

Program yang diselenggarakan Kementerian Ketenagakerjaan ini dapat diakses melalui platform SIAP kerja dan Skill Hub dengan alur yang semakin sederhana.

Calon peserta diimbau segera mendaftar sebelum batas waktu berakhir agar tidak kehilangan peluang mengikuti kursus keterampilan kerja bersertifikat di balai latihan kerja pemerintah.

Kuota tersedia terbatas sehingga persaingan diperkirakan cukup ketat tahun ini bagi para peserta. Direktur Jenderal Bina lavotas Kemnaker, Darmawansyah, menyebut sistem pendaftaran dirancang terintegrasi dan transparan sehingga mudah digunakan oleh semua kalangan. Proses dimulai dari membuat akun SIAP kerja Kemnaker, melengkapi profil, hingga mengikuti asesmen awal.

Peserta yang belum memiliki akun cukup mendaftar menggunakan email dan nomor ponsel aktif, kemudian login kembali untuk memastikan data sudah lengkap sebelum memilih program pelatihan kerja gratis Skill Hub 2026.

Langkah daftar vokasi nasional Kemnaker ini juga dilengkapi panduan yang mudah dipahami oleh seluruh masyarakat. Setelah akun siap, peserta dapat mengakses menu asesmen untuk mengisi penilaian diri serta tes potensi diri atau SPI yang bersifat opsional.

Tahapan ini membantu menentukan minat kerja sekaligus mengukur kecocokan dengan bidang pelatihan yang dipilih. Selanjutnya, peserta memilih maksimal tiga program kejuruan dalam satu balai melalui Skill Hub, lalu mengikuti Asesmen Siap Latih yang menguji kemampuan dasar seperti verbal, numerik, pengetahuan umum, dan figural.

Peserta wajib menyelesaikan seluruh tahapan sebelum batas waktu yang telah ditentukan resmi.

Periode pendaftaran berlangsung 19 Mei hingga 9 Juni 2026 dengan kuota 30.000 peserta di seluruh Indonesia.

Seleksi dilakukan pada 10 sampai 17 Juni, dan hasil diumumkan 18 Juni 2026 sebelum tahap orientasi dimulai 22 Juni. Peserta yang lolos akan memperoleh fasilitas pelatihan, makan siang, bantuan transportasi, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, serta sertifikat kompetensi.

Program ini menjadi peluang nyata meningkatkan daya saing tenaga kerja nasional. Masyarakat diharapkan memanfaatkan kesempatan untuk memperluas keterampilan dan membuka peluang kerja baru.( CJ RUBUN)

Pos terkait